Sindikat Ranmor Beraksi di 50 TKP, Ditembak Satreskrim Polres Indramayu

POJOKJABAR.id- BANDUNG- Polres Indramayu melakukan pengungkapan kasus curanmor, komplotan pelaku yang beraksi lebih di 50 lokasi pencurian, berhasil mengamankan 10 kendaraan hasil kejahatan.


Dalam pengungkapan komplotan tersebut, 10 tersangka berhasil diamankan di beberapa lokasi di wilayah Pantura Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY mengatakan, bahwa para pelaku ini diamankan oleh tim Satreskrim dan jajaran Polsek di Indramayu.

“Pada hari sabtu tanggal 01 Desember 2018 sekitar jam 13.20 wib, di desa Karang Ampel gang 7 Kec. Karang Ampel Kab. Indramayu, unit buser telah menangkap pelaku sekaligus penadah barang hasil kejahatan atas nama Untung. Lalu pada hari minggu tanggal 02 Desember 2018, pukul 01.00 wib di desa Juntikedokan kec. Juntinyuat Kab. Indramayu,” jelasnya, Senin (3/12).


Dalam penangkapan di dua lokasi, unit buser melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku penadah.

“Hasil pengembangan ada beberapa penadah yang diamankan. Lalu kita cocokan keterangan para penadah dengan keterangan tersangka Untung,” jelasnya.

Untung sendiri, telah melakukan aksi di 10 lokasi di Indramayu.

Kesembilan orang tersangka yang diamankan, yakni, Untung , 37 tahun, peran pemetik dan penadah, Nasori alias Zebra 49 tahun, peran : Penadah, Ranto bin Sadirah, 33 tahun, peran : Penadah, Daroni, 38 tahun, peran : Penadah, Darnanto, 39 tahun, peran : Penadah, Dwi Susilo, 29 tahun, peran : Penadah, Yoga, 35 tahun, peran : Penadah, Dedi Suprianto 30 tahun, peran : Penadah, Mariono, 30 tahun, peran : Penadah.

“Barang bukti yang diamankan 10 ( sepuluh ) unit sepeda motor terdiri dari 1( satu ) unit sepeda motor honda beat, warna hitam, nopol. : E-5854-SV, noka. : MH1JFP118FK209786
(di gunakan saat melakukan curat R2 di TKP alfamart pasar bangkir kec. lohbener kab. indramayu), 9 (sembilan) Sepeda Motor Hasil Kejahatan, dan (satu) buah kunci later T,” terangnya.

Para pelaku ini, melakukan curanmor dan menerima barang hasil kejahatan berupa sepeda motor dari pelaku Soni Aditia Pranata (sudah tertangkap) dan pelaku Deni Sahroni (sudah tertangkap).

Berikut 11 Lokasi yang diakui Untung bin Brata, di Indramayu, yakni :

1. TKP Mobile marketing syariah PT. BTPN Syariah desa bangkaloa kec. widasari kab. indramayu, 5 (lima) unit motor honda revo.

2. TKP alfamart pasar bangkir kec. lohbener kab. indramayu, 1 (unit) motor honda beat (terekam CCTV).

3.TKP desa tambi kec. sliyeg kab. indramayu, 1 (satu) unit motor yamaha jupiter.

4. TKP desa tugu kec. sliyeg kab. indramayu, 1 (satu) unit motor honda vario

5. TKP desa tenajar kec. kertasmaya kab. indramayu, 1 (satu) unit motor yamaha vega R.

6. TKP alun-alun indramayu, 1 (satu) unit honda beat

7. TKP desa karangsong kec. indramayu kab. indramayu, 2 (dua) unit motor honda vario dan honda beat.

8. TKP desa lohbener kec. lohbener kab. indramayu, 1 (satu) unit motor honda Vario.

9. TKP lapangan bola desa bojong kec. indramayu kab. indramayu, 1 (satu) unit motor honda beat.

10. TKP desa segeran kec. juntinyuat kab. indramayu, 1 (satu) unit motor yamaha Vega R.

11. TKP desa segeran kec. juntinyuat kab. indramayu, 1 (satu) unit motor honda blade.

“Lima orang pelaku yang merupakam rekan Untung, masih dalam pengejaran dan berstatus DPO yakni, Kacir (DPO),Agung (DPO) , Ipin (DPO), Padang (DPO), Usman (DPO),” jelasnya.

Pelaku Untung, menjual hasil kejahatan berupa sepeda motor di jual ke penadah sdr. Jamal (DPO) dan Nasori alias Zebra.

“Untung telah menjual sepeda motor hasil kejahatan sebanyak 18 (delapan belas) kali kepada Nasori,” jelasnya.

Terhadap pelaku Untung di lakukan tindakan tegas dan terukur di tembak di kaki.

“Pelaku kita tembak, karena berusaha melawan dan membahayakan petugas saat dilakukan penangkapan,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)