Dikeroyok Hingga Pingsan, Pelaku Bawa Kabur Senjata Korban

pengeroyokan
ilustrasi

POJOKSATU,id.JAKARTA-Aksi kekerasan terhadap anggota kepolisian kembali terjadi. Kali ini, seorang anggota polisi bernama Brigadir Slamet babak belur dan pingsan setelah dikeroyok orang tak dikenal.

Ia dikeroyok di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (6/8) dini hari.

Saat ditemukan, Slamet dalam kondisi pingsan alias tak sadarkan diri. Luka yang dideritanya cukup parah, ia menderita luka di bagian pelipis dan dagu sebelah kiri, serta memar di bagian lengan kiri. oleh warga, Slamet kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan.

Belum jelas seperti apa kronologis dan motif pengroyokan, sebab korban belum sadar diri.


“Kita belum bisa minta keterangan, soalnya korban masih belum sadarkan diri,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung, Minggu (6/8).

Menurut Kasat Reskrim, selain mengeroyok korban, pelaku juga mengambil senjata api milik Slamet. Sementara, dompet dan motor korban tidak dibawa pelaku.

Terkait peristiwa ini, pihak kepolisian sudah mengamankan barang-barang milik korban berupa motor bermerek Suzuki Spin bernomor polisi B 6786 TSM, KTA Polisi, SIM A dan SIM C, kartu senjata, serta NPWP.

Kasus pengeroyokan itu terdaftar dengan nomor LP/209/A/VIII/2017/SEK GBR tanggal 6 Agustus 2017. Kasusnya ditangani oleh Polres Metro Gambir.

(ysp/pojoksatu)