Susah Cari Kerja, Jualan Miras di Borobudur

Berita Terkini, Kriminal
Ilustrasi
Berita Terkini, Kriminal
Ilustrasi

POJOKSATU.id, MAGELANG – Polres Magelang mengamankan minuman beralkohol jenis ciu di sekitar Candi Borobudur. Seba-nyak 32 liter ciu murni diaman-kan petugas dari tangan Sukar, 50, warga Desa Kebonsari, Borobudur. Dari penangkapan ter-sebut, tersangka terancam mendekam di jeruji besi penjara.

Penangkapan pada Sukar dilakukan atas dasar laporan dari warga setempat. Mereka resah dengan aktivitas jual beli miras yang dilakukan tersangka.

“Waktu kami lakukan peng-geledahan di rumah tersangka, yang bersangkutan tidak ada di rumah. Yang ada hanya istrinya,” kata Kapolsek Borobudur AKP Amin S mengutip dari Radar Jogja, Sabtu (28/3/2015).

Saat itu, istri tersangka sempat berusaha menyembunyikan barang bukti ketika petugas melakukan penggeledahan. Bahkan, ia menutu-pi tas yang digunakan sebagai tempat menyimpan ciu dengan sebuah kasur. Namun, akhirnya petugas berhasil menemukan. Ada 20 bungkus plastik ciu berukuran masing- masing 1 liter. Juga ukuran 3 liter yang sudah dimasukkan dalam dua botol air mineral.


“Jika ditotal, sedikitnya 32 liter yang kami amankan,” urainya.

Amin menambahkan, selain menangkap Sukar, petugas me-nangkap satu penjual lain. Yakni, Budi Laksono. Pria tersebut kerap menjalani proses tipiring, karena menjual miras di warung jamu miliknya di Jalan Pramu-dya Wardhani Borobudur

Dalam kasus tersebut, baik penjual maupun peminum dikenai Perda Pasal 13 Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pelarangan Peredaran Minuman Keras. Sanksi yang diberikan adalah denda Rp 1 juta-Rp 2 juta sub-sider kurungan dua bulan.Sementara Sukar mengaku, awalnya dikonsumsi sendiri ciu tersebut. Kemudian, ia menju-alnya ke orang lain. Pria ini merupakan residivis kasus pe-rampokan tahun 1999.

Ia menga-ku menjual miras sejak akhir 2014.Ia mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang tinggal di Jogjakarta. Dari penjual itu, Sukar mengaku membeli ciu murni se-harga Rp 45 ribu per liter yang di-kemas dalam bungkusan plastik. Per satu liter ciu tersebut, ia meng-oplos dengan dua botol air mineral ukuran satu setengah liter.

Sebagian besar pembeli merupakan teman dekat. Bahkan, Sukar mengaku sempat mengantar pesanan ciu berkadar alkohol hingga 70 persen sampai ke Karawang, Jawa Barat.

(ady/hes/ong)