Guru Agama Cabuli 10 Bocah Laki-laki

Cinta terlarang
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU – Wajahnya ditutupi dengan kertas putih. Kopiah hitam bertengger di kepalanya. Ketika ditanya, pria 40 tahun itu hanya mengangguk dan sesekali menggelengkan kepalanya.

Sn, warga Jalan Giam, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan sedang diperiksa oleh tim Sat Reskrim Mapolresta Pekanbaru, Senin (23/3). Ia dilaporkan atas dugaan mencabuli 10 muridnya.

Sn yang sehari-hari berprofesi sebagai guru agama tersebut, dilaporkan oleh orangtua yang mengatakan anaknya telah diperlakukan tidak senonoh, Senin (23/3). Mendapat laporan adanya tindak pencabulan, Polsek Senapelan dan Polresta Pekanbaru langsung mendatangi lokasi guna mengamankan tersangka. Pasalnya, warga yang emosi dan geram dengan perbuatan guru agama tersebut sempat hendak menghakimi Sn.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun SIK MIK mengatakan, begitu mendapati laporan tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi dan mengarahkan para korban untuk membuat laporan resmi. Setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian kemudian mengarahkan para korban untuk membuat visum untuk melengkapi berkas penyidikan.


”Diketahuinya pencabulan ini berawal ketika anak-anak yang menjadi korban menceritakan apa yang dialami kepada orangtua. Ternyata, tidak hanya satu anak saja yang mengalami hal seperti itu sehigga setelah dikumpulkan total ada 10 korban yang mengaku telah dicabuli tersangka,” kata Kasat.

Lebih lanjut dikatakannya, dari hasil penyidikan sementara, pelaku sudah melancarkan aksinya tersebut sejak 2013 silam. Di mana pelaku melakukan pencabulan kepada korban yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki di tempat ibadah tidak jauh dari rumahnya saat ia memberikan pelajaran agama kepada anak-anak muridnya.

”Pelaku ini merupakan residivis kasus serupa dan pernah ditahan di Bengkalis. Pelaku ini baru bebas pada 2011 silam. Dari hasil pemeriksaan pelaku mengatakan ketika ia masih berusia 14 tahun juga pernah menjadi korban pencabulan. Korbannya rata-rata berusia 10 tahun ke bawah. Untuk saat ini sudah ada 10 orang yang melapor dan sedang dimintai keterangannya,” jelas Kasat.(sol/yls/sul/dep)