Pertahankan CBR, Pemotor Tewas Ditebas

ilustrasiAndi Harmoko, 32, warga Jalan Tawes 3, Pondok Permai, Kuta Bumi, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang tewas setelah menerima dua sabetan golok di bagian tubuhnya. Aksinya yang sempat mempertahankan motor jenis Honda CBR dari rampasan perampok, membuat nyawa pria beristri tak tertolong.

Informasi yang dihimpun, kejadian naas dialami korban korban saat melaju di Jalan Arya Kemuning, Bayur, Kota Tangerang pada Kamis (29/1) pagi, usai menghantar sang istri ke lokasi kerja. Saat itu dalam kecepatan sedang, korban diapit oleh pelaku yang menggunakan dua sepeda motor.

Para pelaku meminta paksa motor Honda CBR yang baru dikreditnya selama dua bulan tersebut dengan ancaman golok. Namun, pria ini mencoba mempertahankan motor tersebut. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menghujamkan sabetan senjata tajal dibagian pinggang dan paha. Seketika, pria yang bekerja di pabrik aksesoris ini terjatuh dengan bersimbah darah.

Wakasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kompol Suyono mengatakan, para pelaku melakukan tindakan keji kepada korban yang berusaha mempertahankan motor. Setelah melihat korbannya bersimbah darah, pelaku langsung melarikan motor tersebut dan meninggalkan korban tergeletak di jalan.


“Warga yang melaporkan karena melihat korban terkapar dengan bersimbah darah dipinggir jalan,” jelasnya.
Masih menurut Suyono, pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan mendalam terkait kasus ini. Salah satunya meminta keterangan saksi dan melakukan olah TKP. Pelaku ditengarai berjumlah tiga orang dalam melakukan aksinya dengan menggunakan dua sepeda motor.

“Kami sedang kejar pelakunya. Sudah dimintai keterangan. Jasad pelaku sudah berada di RSU Tangerang,” ujarnya.
Istri korban, Dini,30, terlihat menangis pasrah pasca melihat jasad suaminya di kamar mayat RSU Tangerang. Perempuan ini tak kuasa melihat sang suami yang sudah tidak bernyawa. Apalagi, kejadian tersebut dialami sang suami, sesaat setelah menghantarkan dirinya berangkat bekerja. (indopos/ps)