Bohongi Ibu, Anak Dipenjara

POJOKSATU- Gara-gara berniat membohongi ibunya, Taufiqurahman, 23, asal Jalan Sukomanunggal VI, dan kawannya, Adhi Kurniawan, 29, warga Jalan Tanjungsari, dijebloskan ke penjara setelah mengembat motor milik orang.

Ceritanya, dua sekawan itu sama-sama hobi menenggak minuman setan. Suatu hari Taufik kehabisan uang. Padahal, dia ingin minum miras.

Taufik pun memutar otak. Akhirnya, dia memutuskan menjual motornya, RX King. Padahal, motor itu merupakan pemberian ibunya yang dibeli dengan uang hasil memeras keringat.

“Motornya dijual ke Lamongan, laku Rp 4 juta. Uangnya langsung ludes di Moroseneng (lokalisasi, Red),” cerita Kanitreskrim Polsek Sukomanunggal AKP Supardi.


Saat pulang tanpa motor, ibunda Taufik, Sumarni, heran. Setiap hari ditanya ibunya, Taufik kebingungan. Akhirnya, dia meminjam RX King milik Adhi. Motor itu akan ditunjukkan kepada ibunya.

Sayang, motor tersebut telah berpindah tangan kepada Kristianus, 23. Tidak ingin temannya pusing, Adhi pun menyanggupi ajakan Taufik untuk mencuri motor itu.

Adhi dan Taufik kemudian mendatangi rumah korban. Motor yang terparkir di depan rumah langsung dibawa kabur oleh Adhi. “Dia memakai kunci cadangan Adhi,” ujar Pardi.

Setelah tiba di rumah, Taufik menunjukkan motor tersebut kepada ibunya. “Saya perlihatkan kepada ibu,” ujar Taufik.

Kristianus yang kehilangan motor langsung melapor ke polisi. Tanpa kesulitan polisi lantas menjemput kedua pelaku di tempat tinggalnya. (shy/c6/ib)