POJOKSATU.id - Apa yang Anda cari dari meminum kopi? Apakah rasanya? Momen kebersamaan? Atau suasana tempat Anda menyeruput kopi?

Semua itu bisa Anda dapatkan di 2 cafe di Kota Bandung ini.

Yakni Cafe inklusi Kopi Kang! x Mang Salam di Tamansari, dan Cafe Inklusi Kopi Berbagi di Margahayu Raya, kota Bandung.

Baca Juga: Prabowo Subianto Sebut akan Lanjutkan Program-program Jokowi yang Baik Bila Jadi Presiden 2024

Bukan itu saja, dengan menyeruput kopi di 2 cafe tersebut, Anda juga telah berbagi secara tidak langsung.

Pasalnya, cafe yang merupakan binaan Pertamina Patra Niaga itu bukan hanya menyediakan kopi saja.

Untuk diketahui, cafe itu merupakan cafe inklusi yang memberdayakan kaum penyandang difable di Kota Bandung sebagai barista alias peracik kopi.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Mabes Polri Pantau Kesiapan Pengamanan di Sultra

Tidak hanya itu, cafe tersebut juga merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan petani kopi.

Kopi Berbagi didirikan karena banyaknya penyandang difable di kota Bandung yang sulit memperoleh pekerjaan.

Ketidaksetaraan perlakuan bagi difable yang dianggap sulit bekerja membuat mereka terpinggirkan.

Baca Juga: Haram, Jangan Dilakukan! Sudah Dinyatakan Lulus Pengumuman Kelulusan PPPK 2023 tapi Langsung Batal Diangkat

Padahal mereka memiliki potensi yang tak kalah dengan orang lain.

Selain itu, pengolahan bahan baku Kopi Berbagi berasal dari petani kopi langsung di kaki Gunung Papandayan, di Desa Cipaganti, Kabupaten Garut.

Dengan demikian, proses produksi yang berjalan memberikan dampak pengentasan kemiskinan bagi kelompok tani.

Para petani kopi tersebut mengolah kopi arabika khas Gunung Papandayan menjadi roasted bean dan kopi bubuk.

Baca Juga: Hasil Drawing BWF WTF 2023: Fajri dan Bakri Segrup, Jojo dan Ginting Terpisah

Dengan demikian, harga jual kopi pun meningkat sehingga ikut mengangkat kesejahteraan petani kopi setempat.

Selain itu, Kopi Berbagi juga ikut dalam upaya pelestarian hewan Kukang Jawa yang terancam punah melalui conservfarmer yang dilakukan petani.

 

Kosep Cafe

Soal suasana, Anda dijamin tak akan kecewa karena Kopi Berbagi mengusung konsep industrial modern dan ramah difable.

Baca Juga: Dituntut 14 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp18,99 Miliar, Begini Nasib Rafael Alun

Dimana warna kuning cerah menjadi warna utama disamping warna-warna earth tone.

Cafe dengan bangunan 3 lantai ini memiliki fungsi dan konsep yang berbeda setiap lantainya.

Untuk lantai 1, difungsikan sebagai lantai utama untuk konsumen non smoking dan bar/kitchen.

Baca Juga: Nikmati Pesona Air Terjun di Desa Wisata Limbo Wasamparona Buton

Dilengkapi juga dengan guiding block, ramp, handle dan barista smart glasses bagi difable

Di lantai 2, difungsikan sebagai toko penjualan produk-produk yang memiliki nilai sosial, termasuk binaan CSR Pertamina.

Sedangkan lantai 3, difungsikan sebagai area outdoor dan semi outdoor juga sebagai smoking area bagi konsumen.

Menu dan Teknologi

Meski mengusung kopi sebagai menu utama, banyak kok menu lain yang bisa Anda nikmati sekaligus berbagi.

Beberapa menu andalan adalah Cuanki Tata Surya, Kopi Berbagi Rasa dan Berbagi Cerita serta Chicken Wings Berbagi Kehangatan.

Baca Juga: Penegakan Hukum Catat Ada 11 Proses Penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian Oleh PPNS Imigrasi

Untuk mngolah kopi sampai disajikan menggunakan peralatan modern dan pastinya higienis.

Yakni menggunakan teknologi Internet of things (IoT) yang menciptakan mesin roaster kopi yang hemat energi, aman difable dan menghasilkan kopi yang lebih seragam dan berkualitas.

Diterapkan pada cafe pertama di Tamansari, dan sudah memperoleh Silver pada CIP Pertamina RJBB FT Prove 2022.

Baca Juga: Iko Uwais Main Film Nonstop Bersama Aktor Bintang Asia

Para barista juga mengenakan smart glasses yang menerapkan teknologi speech to text recognition dan virtual reality (VR).

Teknologi bisa mengubah suara menjadi text yang langsung terbaca pada kacamata pintar barista tuna rungu/wicara.

Dengan demikian, komunikasi antara barista dengan konsumen pun dijamin tidak akan jadi kendala.

Baca Juga: TikTok Shop Rilis Kembali di Tokopedia

Oiya, penerapan teknologi ini juga memperoleh Silver pada pada CIP Pertamina RJBB FT Prove 2023 lalu.

 

Dampak Aksi

Dampak hadirnya 2 cafe Kopi Berbagi ini, sebanyak 423 petani kopi di Desa Cipaganti kini dapat menjual kopinya dengan harga lebih layak.

Sementara 12 anggota kelompok tani Buana Lestari kini telah memiliki rumah produksi kopi dan terentaskan dari kemiskinan.

Di sisi lain, 10 barista yang 3 diantaranya adalah difable, telah memperoleh pekerjaan yang layak.

Dan tidak lupa, sudah tak ada lagi kasus perburuan liar Kukang Jawa agar tetap lestari di habitat aslinya.

Baca Juga: Ada Debat Capres 2024, Siap-siap Kawasan KPU Bakal Ditutup dan Sterilisasi Bakal Dilakukan Sejak 4 Sore

Bagaimana, Anda tertarik menyeruput kopi sekaligus aktif membantu program ini? Yuk...datang langsung.***