POJOKSATU.id - Ketua DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah) Sultan B Najamudin mengecam serangan Israel ke Gaza yang menyasar warga Palestina.

Sadisnya, serangan Israel ke Jalur Gaza itu dilakukan di tengah masa genjatan senjata.

Sesuai laporan Al Jazeera, serangan habis-habisan di Gaza, Palestina itu dilakuan negara zionis itu pada Selasa (18/3).

Akibat serangan Israel yang membabi-buta tersebut, 400 warga sipil dilaporkan tewas, sebagaimana laporan Kementerian Kesehatan di Gaza.

Baca Juga: Konten Promosi J-Hope BTS di AS Resmi Dibatalkan, Diduga Maraknya Aksi Menuntut Pembebasan Mahasiswa Pro Palestina di New York

Sultan bahkan menyebut serangan zionis tersebut sebagai kejahatan kemanusiaan.

"Kejahatan kemanusiaan yang dilakukan secara kejam tidak bisa dibenarkan di belahan bumi manapun," tegas Sultan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/3).

Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu juga menyebut serangan Israel itu sebagai pembantaian terhadap warga sipil Palestina.

"Pembantaian terhadap masyarakat Gaza saat ini sangat memilukan hati umat Islam yang sedang melakukan ibadah puasa Ramadhan," kecam dia.

Baca Juga: Amerika KEUKEUH Duduki Jalur Gaza, Israel Bentuk Direktorat Kementerian untuk Pindahkan Warga Gaza, Otoritas Palestina dan Hamas DILARANG BEROPERASI

Serangan kejam ini, juga disebut Sultan merupakan pengingkaran rezim zionis Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata bersama Hamas di Gaza.

Faktanya bahwa serangan itu sengaja menyasar dan membunuh ratusan anak dan wanita yang tidak berdosa.

"Saya kira kejahatan kemanusiaan yang mengarah pada genosida ini harus dikutuk dan dimintai pertanggungjawaban di pengadilan internasional," tuntutnya.

"Oleh karena itu Pemerintah Indonesia perlu bersikap untuk mendesak Internasional crime court (ICC) segera menangkap dan mengadili PM Israel Benyamin Netanyahu," tegasnya.

Sultan juga berharap Dewan Keamanan Perserikatan bangsa-bangsa (DK PBB) harus diperingatkan untuk memberikan tindakan dan saksi tegas kepada Israel.

"PBB harus memberikan sanksi tegas kepada Israel dengan meminta semua negara untuk melakukan embargo ekonomi khususnya dalam jual beli senjata dengan negara Zionis tersebut," tutupnya.***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS