Awas, Dokter Dilarang Matikan Ponsel Selama Arus Mudik

ILUSTRASI - Pemkab Lamongan menginstruksikan dokter setempat mengaktifkan handphone 24 jam selama arus mudik (rockingmama.com)
ILUSTRASI - Pemkab Lamongan menginstruksikan dokter setempat mengaktifkan handphone 24 jam selama arus mudik (rockingmama.com)

POJOKSATU.id, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menginstruksikan para dokter setempat untuk tetap siaga 24 jam selama arus mudik lebaran 2018.


Kebijakan tersebut sebagai bentuk dari komitmen pemerintahan setempat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dengan adanya aturan tersebut, petugas dan dinas terkait membuka layanan kesehatan 24 jam baik di tingkat rumah sakit maupun puskesmas.

“Petugas kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit, tidak mengenal libur,” tegas Bupati Lamongan, Fadeli.


Khusus untuk dokter yang bertugas di RSUD Soegiri, mereka dilarang mematikan telepon selularnya selama 24 jam.

Mereka ditugaskan secara bergantian sesuai jadwal dan on call. Pihak RSUD Soegiri sendiri telah menyiagakan 22 orang dokter, terdiri dari dokter umum, spesialis bedah maupun ortopedi.

Dikemukakan Fadeli, selama libur lebaran tahun ini, pemerintah setempat menerjunkan ratusan para medis yang terdiri dari dokter dan perawat, serta sopir 30 unit ambulan.

“Harapannya para pemudik selalu menjaga kesehatan fisik, dan mementingkan beristirahat jika dalam perjalanan merasa kelelahan,” imbuhnya.

(jpnn/qur/pojoksatu)