Penelitian: Sering Menyikat Gigi Setelah Makan Berdampak Buruk

Foto Ilustrasi: Sikat Gigi

POJOKSATU.id, NEW DELHI- Para ahli memperingatkan bahwa sikat gigi terlalu sering dapat membuat banyak kerusakan dibanding kebaikan. Jika Anda menyikat dengan segera setelah minum segelas kopi atau makan, Anda dapat benar-benar mengganggu gigi Anda seperti dilansir dari laman Times of India.

Kerusakan akan menjadi lebih buruk jika Anda mengonsumsi minuman asam. Asam dalam minuman membakar enamel Anda dan ketika Anda menyikat segera setelah mengonsumsinya, Anda mendorong asam masuk lebih dalam ke gigi Anda. Dan ini adalah hal yang salah.

Menurut Dr Bushra, General Manager Indian Dental Association (IDA) kita perlu menyikat gigi dua kali sehari, tapi tidak wajib dilakukan setelah makan atau minum. Efek menyikat gigi dengan segera setekah makan atau minum sebagian besar tergantung pada tipe makanan yang kita makan.

Contohnya, jika kita mengonsumsi makanan yang asam seperti cola atau makanan asam lainnya, karena asam alami, enamel dengan segera kena efeknya dan menjaid lemah.


“Menyikat bagian enamel yang lemah akan dengan pasti membuat lebih banyak kerusakan dibanding kebaikan, abrasi merupakan efek yang paling umum terjadi. Menyikat terlalu berlebihan juga dapat membuat pipa gigi terbongkar yang akhirnya membuat gigi jadi sensitif. Jadi disarankan menyikat gigi dua kali sehari dan berkumur setiap setelah makan,” katanya.

Dr Anurag Singh Sr. konsultan untuk Maxillofacial Surgery Max Superspeciality Hospital Saket, New Delhi, menambahkan Anda dapat menyikat gigi Anda sekali setelah sarapan dan sekali setelah makan malam, tapi paling tidak beri jarak 30 menit untuk menetralisasi aksi asam itu. Menyikat gigi berlebihan dan terlalu bersemangat dapat menyebabkan gusi mundur dan membuatnya lebih sensitif terutama jika bulu sikat Anda sudah rusak.

(Sikah/Pojoksatu)