Jangan Dimakan! Ini Bahaya Kismis Bagi Kesehatan Gigi Anda

Kismis
Kismis. Foto: BBC

POJOKSATU.id, JAKARTA – Siapa yang tidak kenal kismis? Anda pasti cukup familiar dengan kudapan manis yang sering Anda temui di dalam kue-kue favorit Anda.

Kismis sendiri sebenarnya berasal dari buah anggur yang dikeringkan. Meskipun melalui proses pengeringan, namun kismis tetaplah makanan yang sarat akan nutrisi.

Meski diakui memiliki nilai gizi yang menguntungkan, namun makanan sehat ini bisa mempengaruhi kesehatan gigi anak dan menyebabkan masalah berat di kemudian hari.

“Penyebab yang paling serius dari kerusakan gigi adalah kismis dan karena konten gula terkonsentrasi di buah kering sangat merugikan gigi anak,” kata dokter gigi, Saara Sabir, seperti dilansir laman India Times, Senin (7/12/2015).


Dia mencatat bahwa satu paket kecil kismis mengandung sekitar 8 sendok teh gula. Sesuai NHS, asupan gula yang direkomendasikan setiap hari untuk anak usia berusia 4 tahun hingga 6 tahun adalah tidak lebih dari lima gula batu.

Untuk anak usia 7 tahun sampai sepuluh tahun tidak lebih dari enam gula batu. Alasan buah kering menimbulkan bahaya tertentu juga karena konsistensinya.

Saara mengatakan bahwa kismis yang lengket dan terjebak dalam gigi bisa menyebabkan kerusakan untuk jangka waktu yang lama.

Bagaimanapun juga kismis mengandung nilai gizi yang tinggi, maka lebih baik untuk memberikan kismis untuk anak Anda sebagai makanan penutup atau bagian dari makanan dan bukan makanan kecil.

(fny/jpnn/pojoksatu/zul)