Anak SD Minim Gigi Sehat

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Menerapkan kebiasaan menggosok gigi pada anak, terbilang relatif sulit. Terlebih, jika si kecil sedang mengalami sakit pada bagian rongga mulut. Jangankan menggosok gigi, membuka mulut pun rasanya tak sudi.

Kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut akan memengaruhi kualitas hidup di masa depan karena berpengaruh pada kesehatan umum dan tingkat prestasi anak. Menurut penelitian yang pernah dilakukan Dokter Gigi Cianjur, Yetti Wati, dalam satu ruangan kelas satu SD, dari 30 siswa hanya ada empat siswa yang memiliki kualitas gigi yang baik.

“Anak yang memiliki mulut dan gigi terganggu, cenderung memiliki persentase kehadiran yang kurang dan prestasi yang menurun,” jelasnya. Untuk itu, diperlukan peran orangtua dalam membantu sang anak menjaga dan merawat gigi.

“Dalam hal ini, orangtua memiliki peran sebagai pendamping anak-anak dalam menerapkan kebiasaan menggosok gigi yang baik dan benar. Sebab, anak-anak di bawah usia sepuluh tahun, biasanya belum mengerti cara menyikat gigi yang benar,” terang Yetti.


Dengan arahan, anak akan semakin memahami cara menyikat gigi yang baik. Ia juga menambahkan, menyikat gigi dua kali sehari pada waktu yang tepat bisa menjaga kesehatan gigi dan mulut. “Kurangi asupan makanan mengandung gula, makan yang berserat, banyak minum air putih serta memeriksakan gigi secara teratur ke dokter gigi,” imbaunya.

Tips Merawat Gigi
– Sikat Gigi dua kali sehari
– Kurangi makanan kandungan gula
– Konsumsi makanan berserat
– Banyak minum air putih
– Periksa rutin ke dokter gigi
Sumber : Dokter Gigi Cianjur, Yetti Wati. (cr1/dep)