Ini Alasan Wanita Nyeri ketika Bersenggama Pasca Melahirkan

pria wanita

POJOKSATU – Banyak pasangan ingin tahu kapan mereka boleh kembali berhubungan seks setelah melahirkan. Vagina wanita yang baru melahirkan tentu juga mengalami trauma. Dalam kondisi yang sangat baik pun, vagina masih sangat sensitif. Selain itu, bila Anda menyusui, mungkin terjadi vaginal atrophy yaitu menipis serta mengeringnya jaringan vagina akibat menurunnya kadar hormon estrogen dalam tubuh.

Hampir sembilan dari 10 wanita mengalami rasa sakit saat pertama kali mereka melakukan hubungan seksual setelah melahirkan. Terlebih lagi, hampir seperempat masih melaporkan seks menyakitkan 18 bulan kemudian, para peneliti Australia menemukan.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa perempuan yang telah melahirkan melalui operasi caesar atau vagina dengan ekstraksi vakum dua kali lebih mungkin untuk mengalami hubungan seksual yang menyakitkan 18 bulan setelah melahirkan dibandingkan dengan wanita yang memiliki vagina pengiriman spontan.


“Dua hal mengejutkan kami, termasuk fakta bahwa hampir semua wanita mengalami rasa sakit saat pertama kali mereka berhubungan seks setelah melahirkan, apakah mereka melanjutkan hubungan seks dalam enam minggu pertama atau tidak sampai tiga atau bahkan enam bulan setelah melahirkan,” kata penulis studi Stephanie Brown, seperti dilansir laman Health, Senin (9/2).

“Kedua, ada anggapan umum bahwa perempuan yang menjalani operasi caesar cenderung mengalami kesulitan seksual setelah melahirkan yang ternyata hal itu tidaklah benar,” tambahnya.

Hampir 75 persen wanita mengalami hubungan seksual yang menyakitkan, yang dikenal sebagai dispareunia, di beberapa titik dalam hidup mereka, yang dapat berasal dari banyak penyebab, menurut American College of Obstetricians dan Gynecologists (ACOG).

Faktor lain yang berhubungan dengan seks menyakitkan 18 bulan setelah melahirkan termasuk pra-kehamilan, tingkat kelelahan ibu baru, gejala depresi dan usia ibu muda.

Studi ini dipublikasikan baru-baru ini di BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology. (fny/jpnn/zul)