POJOKSATU.ID - Eh, siapa nih yang sekarang makin sering rapat via Zoom atau Google Meet?

Rasanya udah jadi “makanan sehari-hari”, ya. Tapi, pernah kepikiran nggak sih, apakah rapat daring dan digitalisasi kerja ini benar-benar bikin hemat energi dan mobilitas?

Nah, faktanya, tren kerja digital memang membawa perubahan besar.

Menurut berbagai laporan global dan juga kebijakan transformasi digital di Indonesia, sistem kerja berbasis online terbukti mampu mengurangi mobilitas harian.

Baca Juga: Astaga! Angka Gangguan Jiwa Naik, Ini Penyebab yang Jarang Disadari

Bayangin aja, nggak perlu lagi macet-macetan ke kantor. Wah, lumayan banget kan hemat waktu dan tenaga!

Selain itu, dari sisi energi, penggunaan transportasi yang berkurang otomatis menekan konsumsi bahan bakar.

Artinya, emisi karbon juga ikut turun.

Bahkan, beberapa studi menyebutkan bahwa work from home (WFH) bisa memangkas jejak karbon individu secara signifikan. Keren juga, ya!

Baca Juga: Bingung Pilih Kursi Kereta? Ini 8 Tipe Kursi Ekonomi KAI dan Perbedaannya

Tapi, eh tapi… jangan langsung senang dulu.

Di balik itu semua, ada sisi lain yang sering luput dari perhatian.

Penggunaan perangkat digital seperti laptop, server, dan internet juga membutuhkan energi listrik yang nggak sedikit.

Apalagi kalau rapat daring berlangsung berjam-jam, ditambah penggunaan AC di rumah. Hmm, jadi tetap ada konsumsi energi juga.

Belum lagi soal efektivitas kerja. Banyak pekerja mengaku rapat daring justru lebih sering dan lebih lama.

Duh, bukannya hemat waktu, malah bikin capek sendiri. Istilahnya, “Zoom fatigue” jadi fenomena baru yang dirasakan banyak orang.

Di Indonesia sendiri, digitalisasi kerja memang terus didorong pemerintah sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital.

Tujuannya jelas, meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi beban mobilitas di kota-kota besar.

Baca Juga: Ikut Jakim 2026? Naik TransJakarta, MRT, dan LRT Cukup Tunjukkan BIB, Gratis Loh

Jadi, apakah rapat daring benar-benar hemat energi dan mobilitas?

Jawabannya iya, tapi nggak sepenuhnya. Semua tergantung bagaimana kita mengelolanya.

Kalau bijak, manfaatnya besar. Tapi kalau berlebihan, ya sama sajaboros energi juga.

Nah, gimana menurut kamu? Tim rapat online atau kangen meeting langsung di kantor?***