POJOKSATU.ID - Sebagian pelanggan PLN kerap mengeluhkan tidak bisa membeli token listrik atau membayar tagihan listrik pada pukul 00.00 hingga 01.00 dini hari.
Gangguan ini terjadi di berbagai aplikasi, mulai dari PLN Mobile, mobile banking, e-wallet, hingga marketplace.
Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, apakah ada gangguan sistem atau kebijakan baru dari PLN?
PLN memastikan, ketidakmampuan membeli token atau membayar listrik pada jam tersebut bukan disebabkan gangguan jaringan atau masalah pada aplikasi tertentu.
Hal itu terjadi karena adanya pemeliharaan sistem rutin yang dilakukan PLN setiap hari.
Pemeliharaan Sistem Dilakukan Terjadwal
PLN menjelaskan bahwa pemeliharaan sistem dilakukan secara berkala pada rentang waktu pukul 00.00 sampai 01.00 WIB.
Waktu tersebut dipilih karena dinilai sebagai jam dengan tingkat transaksi pelanggan paling rendah.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, seluruh sistem pembayaran listrik, baik prabayar maupun pascabayar, akan dihentikan sementara.
Baca Juga: Isu Diskon Listrik 2026 Muncul Lebih Awal, Pemerintah Bongkar Alasan Perencanaan Jangka Panjang
Akibatnya, pelanggan tidak bisa membeli token listrik atau melakukan pembayaran tagihan melalui aplikasi apa pun.
PLN menegaskan, kebijakan ini bersifat nasional dan berlaku di seluruh kanal pembayaran, bukan hanya di aplikasi PLN Mobile.
Berlaku di Semua Aplikasi Pembayaran
Banyak pelanggan mengira masalah hanya terjadi di satu aplikasi tertentu.
Padahal, penghentian layanan sementara ini berlaku di semua mitra pembayaran PLN, termasuk perbankan, dompet digital, gerai ritel, hingga marketplace online.
Dengan demikian, mencoba berpindah aplikasi saat jam pemeliharaan berlangsung tidak akan menyelesaikan masalah.
Sistem akan kembali normal secara otomatis setelah proses pemeliharaan selesai.
Baca Juga: Atalia Praratya Datang ke PA Bandung Ikuti Sidang Gugatan Cerai
Tujuan Pemeliharaan Sistem
PLN menyebut pemeliharaan sistem rutin ini bertujuan untuk menjaga keandalan layanan, keamanan data pelanggan, serta stabilitas transaksi listrik nasional.
Pembaruan sistem diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan transaksi, meningkatkan kecepatan layanan, dan mencegah gangguan teknis di kemudian hari.
Tanpa pemeliharaan rutin, risiko gangguan sistem justru bisa terjadi pada jam-jam sibuk yang berdampak lebih luas bagi masyarakat.
Imbauan untuk Pelanggan Prabayar
PLN mengimbau pelanggan listrik prabayar agar tidak menunggu hingga tengah malam untuk membeli token.
Baca Juga: Libur Dua Hari, Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Tahun Baru
Pelanggan disarankan mengisi token lebih awal, terutama jika sisa kWh sudah menipis.
Langkah ini penting untuk menghindari kondisi listrik padam akibat kehabisan token saat layanan pembelian sedang tidak tersedia.
PLN juga menyarankan pelanggan memanfaatkan fitur notifikasi kWh rendah yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.
Layanan Normal Setelah Pukul 01.00
PLN memastikan bahwa layanan pembelian token dan pembayaran listrik akan kembali normal setelah pukul 01.00 WIB.
Pelanggan dapat kembali melakukan transaksi seperti biasa tanpa perlu melakukan langkah tambahan.
Jika setelah jam tersebut layanan masih mengalami kendala, pelanggan diminta segera menghubungi layanan resmi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau pusat layanan pelanggan.
Baca Juga: Cek Rincian Gaji PPPK Paruh Waktu Lulusan SMA, Segini Nominalnya di Tiap Daerah
PLN juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang beredar di media sosial.
Informasi terkait layanan dan kebijakan PLN selalu diumumkan melalui kanal resmi.***

