POJOKSATU.id – Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kembali melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kali ini, kegiatan PkM dilakukan dengan mengimplementasikan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di SDN Pulau Tidung 01 Pagi.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 ini menjadi upaya untuk mengenalkan pemanfaatan energi bersih, sekaligus meningkatkan pemahaman warga sekolah terhadap teknologi energi terbarukan.
Program PkM tersebut melibatkan guru dan tenaga kependidikan SDN Pulau Tidung 01 Pagi.
Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa rangkaian, mulai dari serah terima perangkat PLTS, pengenalan dan pengoperasian sistem PLTS, hingga pelatihan perawatan PLTS.
Kegiatan serah terima perangkat dilakukan secara simbolis oleh Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat PNJ, Muchlishah, kepada Kepala SDN Pulau Tidung 01 Pagi, Kaswiyah.
Serah terima tersebut menjadi bagian dari upaya pemanfaatan teknologi energi surya di lingkungan sekolah.
Tidak hanya menghadirkan perangkat teknologi, tim PkM PNJ juga memberikan pendampingan kepada mitra, terkait pengoperasian dan perawatan sistem PLTS.
Guru dan tenaga kependidikan diperkenalkan pada komponen utama sistem, cara pengoperasian, serta langkah-langkah perawatan dasar agar perangkat yang telah diimplementasikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Selain itu, keberadaan PLTS di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang lebih kontekstual.
Melalui teknologi tersebut, siswa dapat mengenal secara langsung bagaimana energi matahari dapat dimanfaatkan dan dikonversi menjadi energi listrik.
Ketua Tim PkM PNJ, Muchlishah, menyampaikan bahwa penerapan PLTS di sekolah tidak hanya ditujukan sebagai penerapan teknologi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkenalkan energi bersih kepada generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan energi terbarukan kepada siswa sejak dini. Dengan adanya PLTS di lingkungan sekolah, siswa dapat melihat secara langsung pemanfaatan energi matahari menjadi energi listrik, sehingga pembelajaran tidak hanya diperoleh secara teori, tetapi juga melalui pengalaman nyata,” ujar Muchlishah.
Menurutnya, keterlibatan guru dan tenaga kependidikan juga menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program.
Oleh karena itu, pelatihan pengoperasian dan perawatan PLTS diberikan agar pihak sekolah memiliki pemahaman dasar dalam menjaga dan memanfaatkan perangkat yang telah diserahkan.
Kepala SDN Pulau Tidung 01 Pagi, Kaswiyah, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kehadiran teknologi PLTS di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya dari sisi pemanfaatan energi, tetapi juga sebagai media edukasi bagi siswa.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, PNJ berupaya menghubungkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kebutuhan masyarakat.
Implementasi PLTS di SDN Pulau Tidung 01 Pagi menjadi salah satu langkah dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan, sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya energi bersih di lingkungan pendidikan.
Ke depan, keberadaan PLTS diharapkan dapat terus dimanfaatkan sebagai bagian dari pembelajaran, dan menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta pemanfaatan energi yang berkelanjutan sejak usia dini. ***
