POJOKSATU.ID - Sebuah mobil pribadi berplat merah tampak kesulitan melewati medan menanjak dan rusak di jalan Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya.
Seorang warga yang merekam momen dinas pejabat itu hanya diam, tak membantu mengganjal atau mendorong.
Terlihat pengendara motor yang berada di samping mobil dinas pejabat juga diam, tak memberi bantuan apapun.
Baca Juga: Intip Perusahaan Dwi Hartono, Otak Pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih Mohamad Ilham Pradipta
Dari suasana di sekitar, tak ada seorang pun warga yang bantu mendorong, padahal lokasinya berada di samping pemukiman.
Kejadian ini direkam oleh warga dengan akun TikTok @ndiebps95, dalam keterangannya ia merasa puas melihat mobil dinas pejabat terjebak di jalan rusak.
"Akhirnya ngerasain juga yang dirasakan warga tiap hari", tulis @ndiebps95, dikutip POJOKSATU.ID dari akun TikTok pribadinya pada hari Selasa, 26 Agustus 2025.
Jalan desa itu bukan hanya medannya yang menanjak dan berkelok, tapi kondisinya sudah rusak parah, batu-batu besar menghiasai akses tersebut.
Kondisi jalan desa itu akan lebih menyeramkan dilewati usai hujan turun, karena akan sangat licin dilewati kendaraan.
Bahkan, pejalan kaki pun harus bersusah payah melewati jalan ini supaya tidak terpeleset.
Warga sudah beberapa kali memviralkan kondisi jalan di desanya yang tak kunjung diperbaiki.
Namun, belum terlihat ada tanda-tanda dari pemerintah desa untuk memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan parah, hingga hanya tersisa bebatuannya.
Sementara itu, dana desa yang didapat oleh Desa Bojongkapol, Kabupaten Tasikmalaya sebesar Rp1,1 miliar.
Baca Juga: ADA Tes Khusus PPPK Paruh Waktu Bisa Menjadi Penuh Waktu? Begini Penjelasan dari Pemerintah Pusat!
Biasanya, pemyaluran dana desa dari pemerintah pusat dilakukan dalam 2 tahap, paling cepat bulan Maret dan tahap kedua pada bulan Agustus.
Jalan desa tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.
Rusaknya jalan desa berdampak pada aktivitas masyarakat terhambat, terutama bagi para pedagang.
Baca Juga: Detik-detik Penangkapan Rahmat Pelaku Tim Pengintai Kacab BRI Cempaka Putih, Sempat Kabur dari Rumah
Jalan butut di Tasikmalaya, juga pernah disinggung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi menegaskan target untuk perbaikan jalan di Jawa Barat, dari jalan provinsi hingga ke tingkat kampung harus sudah selesai pada tahun 2027.***

