Mantan PM Jepang Tewas Ditembak, Ketua Umum PBB : Kepergiannya Mengejutkan Dunia

Mantan PM Jepang Shinzo Abe meninggal dunia atau tewas usai kena dua kali tembakan (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Mantan PM Jepang Shinzo Abe tewas usai ditembak Jumat pagi (8/7) waktu setempat. Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyebut kepergiannya sangat mengejutkan dunia.


Rasa kehilangan atas wafatnya mantan PM Jepang, Shinzo Abe, akibat tertembak di Nara, Jepang, Jumat (8/7) dialami Yusril Ihza Mahendra yang juga mantan Mensesneg ini.

Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) menyampaikan rasa duka citanya terhadap Shinzo Abe melalui akun Twitter resminya @Yusrilihza_Mhd yang diposting Jumat sore (8/7).

“Mantan PM Jepang Shinzo Abe dikonfirmasi wafat tertembak hari ini di Nara saat berkampanye untuk Majelis Tinggi Jepang. Kepergiannya sangat mengejutkan dunia. Juga bagi saya yang mengenal Abe sejak lama sebagai teman dan sahabat,” kata Ketum Partai Bulan Bintang (PBB).


Yusril mengaku punya pengalaman yang cukup terkenang dengan Abe Shinzo, khususnya pada momen pertama mereka bertemu dan berkenalan.

“Adik saya Yusron mengenal secara pribadi dengan Abe dan beberapa anggota Parlemen Jepang yang lain seperti Fukuda dan Takebe. Dari situ perkenalan dan persahabatan terjalin. Ketika saya jadi Mensesneg, Abe menjadi Sekretaris Kabinet Jepang,” jelasnya.

Baca Juga :

Mantan PM Jepang Shinzo Abe Tewas Usai Ditembak 2 Kali, Dikenal Perdana Menteri Jepang Terlama

Setelah momen pertama itu, Yusril menceritakan, beberapa kali dirinya bertemu dengan Abe Shinzo, bahkan sempat dijamu makan malam di rumahnya di Tokyo.

“Bagi saya, Abe itu orang sangat baik dan rendah hati. Dia bersahabat dengan banyak pemimpin Indonesia dan sangat bersimpati dengan bangsa dan negara kita,” ungkap Yusril mengenang.

Maka dari itu, Yusril menyatakan bahwa wafatnya Abe Shinzo adalah kehilangan besar bagi Jepang, bagi dirinya dan juga bagi dunia.

“Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada istri Abe, yang saya kenal juga sangat baik hati dan keluarganya atas wafatnya Abe,” katanya.

“Dia akan saya kenang dalam hati selamanya,” kata Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. (ral/rmol/pojoksatu)