Kemlu: Serangan Selama Ramadhan ke Masjid Al Aqsa Akan Memicu Kebencian dan Ekstrimisme

Serangan Israel ke komplek Masjid Al Aqsa Jumat pagi waktu setempat (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Kemlu Maroko mengutuk serangan Israel ke kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem, Jumat subuh (15/4) lalu. Tindakan Israel tersebut dapat memicu ekstrimisme dan kebencian.


Kementerian Luar Negeri Maroko pada Sabtu (16/4) mengatakan serangan pasukan Israel merupakan provokasi selama bulan Ramadhan.

“Serangan terang-terangan dan provokasi selama bulan Ramadhan akan memicu kebencian dan ekstremisme, serta merusak peluang untuk menghidupkan kembali proses perdamaian di kawasan,” kata Kemlu Maroko, seperti dikutip Reuters.

Sedikitnya 152 warga Palestina terluka ketika pasukan polisi Israel merangsek masuk ke dalam Masjid Al Aqsa pada Jumat pagi (15/4).


Pasukan polisi menembakkan peluru baja berlapis karet, gas air mata, dan granat kejut di halaman dan di dalam atau aula masjid.

Video yang dibagikan oleh warga Palestina di media sosial menunjukkan pasukan Israel menyerbu masuk ke dalam masjid ketika jamaah berkumpul untuk melaksanakan shalat Subuh pada Jumat pagi. (ral/rmol/pojoksatu)