Gara-gara Gagal Rebut Ibukota Kiev, Presiden Putin ‘Tendang’ Jenderal Perangnya

Presiden Rusia Vladimir Putin (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Gara-gara gagal merebut ibukota Kiev, Presiden Rusia Vladimir Putin menunjuk seorang jenderal baru memimpin perang di Ukraina. Jenderal lama ‘ditendang’ Putin.


Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan menunjuk seorang jenderal baru untuk memimpin perang di Ukraina.

Penunjukan dilakukan usai Rusia gagal menaklukkan ibukota Ukraina, Kiev.

Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) dan pejabat Eropa mengatakan Jenderal Angkatan Darat Alexander Dvornikov, yang merupakan komandan Distrik Militer Selatan Rusia, ditunjuk menjadi komandan militer Rusia di Ukraina.


“Ini menunjukkan pengakuan Rusia bahwa itu berjalan sangat buruk dan mereka perlu melakukan sesuatu yang berbeda,” kata pejabat Eropa ini dilansir dari CNN, Minggu (10/4/2022).

Komandan baru ini diharapkan dapat fokus pada wilayah Donbas atau Ukraina timur.

Dia dilaporkan sudah berpengalaman dalam pertempuran.

Adapun Alexander Dvornikov, yang saat ini menginjak usia 60 tahun, merupakan komandan pertama operasi militer Rusia di Suriah.

Setelah Putin mengirim pasukan ke sana pada September 2015 untuk mendukung pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pejabat Eropa itu juga menantikan seberapa tepat keputusan Putin dalam penunjukan jenderal baru itu.

Namun, dia memprediksi Rusia tetap menggunakan cara-cara lama.

“Kami akan melihat seberapa efektif itu terbukti. Doktrin Rusia, taktik Rusia tetap sama seperti sejak Afghanistan. Mereka melakukan hal-hal dengan cara lama yang sama,” tutur pejabat tersebut. (ral/rmol/pojoksatu)