Lima Negara Eropa Usir Diplomat Rusia, Terbaru Jerman Akan Usir 100 Diplomat Rusia

Mayat mayat warga dibiarkan berserakan di jalan di Bucha Ukraina (net)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Beberapa negara Eropa mulai Belgia, Belanda, Irlandia, Prancis dan Jerman telah mengusir diplomat Rusia dari negaranya imbas perang yang terjadi di Ukraina.


Negara Belgia, Belanda dan Irlandia lebih dulu mengusir diplomat Rusia pada 29 Maret.

Belgia mengusir 21 diplomat Rusia, Belanda mengusir 17 diplomat Rusia, dan Irlandia mengusir empat diplomat Rusia.


Lithuania, Latvia, Estonia, Bulgaria, Polandia, Slovakia, dan Republik Ceko, juga menuntut diplomat Rusia meninggalkan negara mereka.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan akan mengusir banyak diplomat Rusia seperti dirilis kepada media, Senin (4/4).

Moskow, menurut media Rusia, telah berjanji untuk menanggapi keputusan Paris untuk mengusir personel tersebut.

Menurut kementerian luar negeri Prancis, tindakan ini adalah bagian dari pendekatan Eropa, dan kegiatan diplomat yang ditargetkan oleh tindakan ini bertentangan dengan kepentingan keamanan Prancis.

Sementara Jerman memulangkan ‘sejumlah besar’ diplomat dan staf kedutaan Rusia di Berlin.

Kementerian luar negeri mengumumkan keputusan itu pada Senin (4/4) menyusul dugaan kejahatan perang yang baru-baru ini kembali menghantam Rusia.

“Pemerintah federal memutuskan untuk menyatakan sejumlah besar pegawai kedutaan Rusia sebagai personae non grata. Ini karena mereka telah bekerja melawan kebebasan dan melawan konsolidasi masyarakat,” kata kementerian, seperti dikutip dari Interfax, Senin.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menambahkan bahwa duta besar Rusia telah diberitahu tentang keputusan tersebut.

Ia menyebut langkah itu sebagai tanggapan atas “kebrutalan yang luar biasa” yang dilakukan Kremlin di Ukraina yang tidak bisa lagi ditolerir.

Jerman akan lebih memperkuat sanksi anti-Rusia, dan akan memperluas dukungannya kepada angkatan bersenjata Ukraina serta memperkuat sayap timur NATO.

Surat kabar Bild melaporkan sebelumnya bahwa Jerman berencana untuk mengusir diplomat Rusia, yang diduga bekerja untuk dinas intelijen Rusia.

Menurut sumbernya ketika itu, hingga 100 orang bisa diusir dari Jerman. Diduga, lebih dari 2.000 orang bekerja untuk badan intelijen Rusia.

Beberapa negara Eropa, termasuk Belgia, Belanda, dan Irlandia, telah lebih dulu mengusir diplomat Rusia pada 29 Maret. Belgia mengusir 21 diplomat Rusia, Belanda – 17, dan Irlandia – empat diplomat.

Lithuania, Latvia, Estonia, Bulgaria, Polandia, Slovakia, dan Republik Ceko, juga menuntut diplomat Rusia meninggalkan negara mereka. (ral/rmol/pojoksatu)