MENGERIKAN! Mengenal Aliran Sesat di Amerika Serikat yang Berujung Pembunuhan Massal

Aliran-Sesat-yang-Berujung-Pembunuhan-Massal
Aliran Sesat yang Berujung Pembunuhan Massal

TIPSTREN.com – Mugkin banyak diantara kalian yang belum tahu tentang ajaran sesat yang satu ini? Yaps ajaran sesat kepemimpinan Jim Jones ini didirikan pada tahun 1970-an.


Sempat tidak diketahui keberadaannya, aliran sesat ini memang hidup menyendiri terpisah dari dunia.

Mereka memilih hidup di sebuah hutan pedalaman di Amerika Selatan. Mendapat adanya keluhan pada tahun 1978, anggota kongres Amerika, Leo Ryan, mengunjungi wilayah Jonestown dalam misi pencari fakta.

Namun siapa sangka kunjungan tersebut justru awal mula terjadinya pembunuhan massal.


Ketika Ryan akan meninggalkan Jonestown, delapan belas anggota aliran pemujaan yang ingin meninggalkan aliran pemujaan itu mencoba ikut menyertainya, yang sekaligus menjadi awal kerusuhan terjadi.

Anggota aliran pemujaan melepaskan tembakan kepada mereka yang mencoba meninggalkan aliran pemujaan itu.

Bahkan ketika akan melarikan diri, tiga orang wartawan anggota kongres Ryan, dan seorang anggota aliran pemujaan tewas terkena tembakan.

Beberapa jam setelah kejadian itu akhirnya pemimpin aliran sesat Jim Jones memerintahkan semua pengikutnya untuk meminum racun.

Pembunuhan-Massal
Pembunuhan Massal

Kelompok anak-anak adalah yang pertama menjemput ajal saat para perawat menggunakan botol suntik untuk meneteskan campuran beracun tersebut ke tenggorokan mereka.

Mereka membuat anak-anak meninggal lebih dulu, bayi dibunuh dengan racun yang dimasukkan ke mulut dengan sedotan.

Para orang dewasa diperintahkan berjejer dan menenggak racun sambil diawasi para penjaga di penjuru paviliun.

Sebagian besar pengikut Jones dengan sukarela menenggak koktail racun itu. Sementara sebagian lainnya dipaksa meminum campuran tersebut di bawah todongan senjata.

Ketika para pejabat Guyana tiba di lokasi, mereka menemukan ratusan tubuh tanpa nyawa tergeletak di mana-mana dan meninggal dengan tangan saling merangkul.

Beberapa warga Jonestown berhasil kabur ke hutan tempat berlangsungnya bunuh diri massal.

Dan beberapa lusin orang lainnya, termasuk anak lelaki Jones, selamat karena mereka tengah berada di bagian lain Guyana pada saat itu.

Akibat kejadian tersebut sebanyak 909 orang meninggal dan mayat bergelimpangan dimana-mana.

(ayu/tipstren)