Milisi Pendukung ISIS Serang Sekolah, Siswa Diculik dan Disandera

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/ist
Presiden Filipina Rodrigo Duterte/ist

POJOKSATU.id, ILIGAN – Milisi pendukung ISIS diinformasikan telah menyerang satu sekolah di wilayah selatan Filipina, pada Rabu (21/6). Mereka bahkan dikabarkan menculik dan menyandera siswa.

Berdasarkan informasi polisi, sekitar 300 pria, yang beberapa di antaranya anggota Milisi Pembebasan Islam Bangsamoro (BIFF) menyerang sekolah di kota Pigcawayan, provinsi Cotabato Utara, sekitar 190 kilometer arah selatan kota Marawi.

BIFF diketahui terlibat pertempuran bersama kelompok Maute di Marawi melawan pasukan pemerintah Filipina di Marawi sejak 23 Mei 2017 lalu.

“Kami dapat jelaskan bahwa mereka menguasai sekolah dan beberapa warga sipil terjebak di sana. Kami saat ini dalam proses mencari tahu berapa banyak yang terjebak dan identitas mereka,” kata Kepala Inseptur Polisi Pigcawayan, Realan Mamon dilansir Reuters, Rabu (21/6).


Wali kota Pigcawayan, Eliseo Garcesa mengatakan dirinya masih mencari informasi tentang kemungkinan korban luka atau korban jiwa.

Untuk diketahui, pemerintah Filipina saat ini tengah melancarkan serangan besar-besaran untuk memberangus kelompok milisi pendukung ISIS. Pemerintah Filipina berjanji sebelum Idul Fitri serangan tersebut diupayakan berakhir.

(ra/pojoksatu)