Abaikan Korban Serangan London, Wanita Berjilbab Ini Jadi Viral

POJOKSATU.id, LONDON — Seorang fotografer mengambil gambar korban saat serangan di jembatan Westminster. Terlihat korban tergeletak dan beberapa orang menghampirinya. Di dalam gambar juga terlihat wanita berjilbab yang sedang menelpon dan berlalu melewati korban. Foto wanita berjilbab ini jadi viral, pun sampai saat ini.

Foto tersebut mendapat banyak kecaman. Berbagai komentar pedas yang mengatakan wanita berjilbab ini tidak punya kepedulian terhadap korban.

Karena kesalnya, pengguna sosial media bahkan membuat banyak meme dengan mengambil foto wanita tersebut. Meme itu dibuat dari berbagai peristiwa teror dan kecelakaan dan foto wanita berjilbab itu seakan ada dalam lokasi dan mengabaikan semuanya.


Sejak peristiwa serangan London, meme wanita berjilbab ini masih menjadi viral bahkan makin banyak meme dan kecaman.

Di sisi lain fotografer yang mengabadikan foto wanita tersebut merasa sedih karena semua orang menghujat wanita berjilbab itu. “Wajah wanita tersebut memang kelihatan takut. Mungkin ia trauma melihat peristiwa tersebut dan hanya ingin segera pergi,” kata fotografer Jamie Lorriman.

Menanggapi fotonya yang viral, wanita berjilbab itu memberikan klarifikasi kepada Tell MAMA. “Saya syok dan kecewa foto saya jadi viral di media sosial,” kata dia.

Wanita yang enggan diwartakan namanya itu merasa hancur saat ia berada di lokasi saat penyerangan. Ia bertambah hancur ketika dirinya digambarkan sebagai wanita yang tidak memiliki kepedulian terhadap korban.

“Apalagi komentar yang mereka berikan berdasarkan kebencian dan ketakutan terhadap asing,” kata dia. “Padahal saat difoto itu saya merasa sedih, takut, dan prihatin jadi satu. Foto tersebut tak menggambarkan keinginan saya saat itu yang berbicara dengan saksi lain kalau saya sebenarnya juga ingin menolong,” lanjutnya.

Saat itu dia mengaku menelepon keluarganya kalau ia baik-baik saja. Ia juga pulang dari kerja saat itu dan membantu seorang wanita mengantarkannya ke stasiun Waterloo.

“Saya turut berduka cita bagi para korban dan keluarganya. Saya ingin berterima kasih dengan Jamie Lorriman, fotografer yang mengambil foto dan membela saya,” katanya.

(ra/telegraph)