Mark Zuckerber Tulis Surat Wasiat untuk Puterinya

Bos Facebook, Mark Zuckerberg, serta anak dan istrinya, Max dan Priscilla Chan
Bos Facebook, Mark Zuckerberg, serta anak dan istrinya, Max dan Priscilla Chan. Foto: Getty Images/AFP

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg resmi menjadi seorang ayah dari bayi perempuan yang baru saja dilahirkan istrinya, Priscilla Chan.

Anak Mark Zuckerberg dan Priscilla Chan lahir pada pekan lalu dengan berat 3,4 kg. Mark Zuckerberg mengumumkan kelahiran puterinya di laman resmi Facebooknya yang diberi nama Maxima Chan Zuckerberg Selasa (1/12/2015) siang waktu San Francisco, atau Rabu (2/12/2015) dini hari waktu Indonesia.

Saat mengumumkan kelahiran puterinya, Mark Zuckerberg tak memberi tahu kapan pasti bayinya di Lahirkan. Namun, saat memberitahu kabar gembira ini, Mark Zuckerberg secara mengharukan menuliskan sebuah surat untuk putrinya yang baru lahir. Berikut isi suratnya. (zul/pojoksatu)

Dear Max,


Ibumu dan aku belum memiliki kata-kata untuk menggambarkan apa yang bisa kami berikan untuk masa depanmu. Kami berharap kamu akan selalu bahagia dan sehat, sehingga bisa menjelajahi kehidupan dengan baik. Kamu sudah memberi kami alasan untuk merenungkan tujuan hidup di dunia.

Seperti semua orang tua, kami ingin kamu untuk tumbuh dalam dunia yang lebih baik daripada kami hari ini.

Berita utama saat ini sering fokus pada kesalahan, dalam banyak hal dunia juga terlihat semakin baik. Kesehatan meningkat. Kemiskinan menurun. Pengetahuan tumbuh. Orang-orang saling berhubungan. Tekhnologi kian maju di segala bidang. Artinya hidup kamu akan lebih berlangsung dramatis daripada kami hari ini.

Kami akan melakukan bagian kita untuk membuat semua hal ini terjadi lebih baik. Bukan hanya karena kami mencintai kamu, tetapi karena kita memiliki tanggungjawab moral untuk semua anak pada generasi berikutnya.

Kami percaya semua kehidupan memiliki nilai yang sama, dan itu termasuk alasan mengapa banyak orang akan hidup pada generasi mendatang yang lebih baik.

Masyarakat kita memiliki kewajiban untuk berinvestasi dari sekarang untuk meningkatkan kehidupan semua orang yang akan datang, bukan hanya untuk mereka yang sudah ada saat ini.