Ini Langkah Darurat Paris Demi Kurangi Polusi

Menara Eiffel, Paris, Prancis
Menara Eiffel, Paris, Prancis

POJOKSATU – Sejumlah kota di Perancis, teruta Paris, diselimuti semacam asap yang berbahaya bagi kesehatan atau dikenal dengan sebutan PM10 sejak beberapa hari terakhir. Asap berbahaya itu terutama disebabkan oleh polusi buangan emisi yang berlebih.

Pihak kepolisian Paris pun segera mengambil langkah darurat untuk menghentikan penyebaran asap itu dengan cara mengurangi jumlah kendaraan yang melintas di jalan-jalan Paris serta 22 daerah sekitarnya. Masyarakat Paris didorong untuk menaiki kendaraan umum.

Tidak tanggung-tanggung, selama hari Senin (23/3) kemarin, pihak kepolisian berhasil mengurangi hingga 40 persen kendaraan atau sekitar 2.800 pengemudi dipaksa berhenti berkendara dan memarkirkan mobilnya. Bila ada pengendara yang membandel dan tidak memenuhi peraturan itu, maka akan langsung dikenai denda senilai 22 euro.

Pihak kepolisian Paris hanya mengijinkan mobil yang dinilai bersih dalam artian buangan emisi dan membawa penumpang lebih dari tiga orang.


Kendaraan yang diijinkan melintas pun masih harus memenuhi sejumlah peraturan, di antaranya adalah tidak boleh melajukan kendaraan dengan kecepatan lebih dari 20 kilometer per jam.

Untuk melaksanakan operasi itu, ada sekitar 750 personil polisi yang dikerahkan di penjuru Paris..

Pemerintah Paris agaknya telah siap mengambil langkah darurat tersebut. Pasalnya, selain menghentikan paksa kendaraan dan mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum, pemerintah Paris pun mempersiapkan kompensasi di antaranya adalah menggratiskan transportasi umum dan parkir perumahan.

Seperti dimuat The Guardian. pejalan kaki dan pengendara sepeda di Paris menyebut bahwa polusi telah menjadi semakin buruk selama beberapa minggu terakhir. Selama beberapa jam pada Rabu pekan lalu, bahkan polusi sempat hampir sepenuhnya menutupi landmark terkenal di kota itu, termasuk Menara Eiffel. (mel/rmol/dep)