Ditawari Wanita, ISIS Malah Pilih Bakar Pilot Yordania

Aksi simpati di Amman, mengenang pilot Yordania Moaz al-Kasasbeh (foto-foto) yang menjadi korban ISIS. Foto: reuters
Aksi simpati di Amman, mengenang pilot Yordania Moaz al-Kasasbeh (foto-foto) yang menjadi korban ISIS. Foto: reuters
Aksi simpati di Amman, mengenang pilot Yordania Moaz al-Kasasbeh (foto-foto) yang menjadi korban ISIS. Foto: reuters

POJOKSATU – Setelah dilaporkan membantai pria homo dan memenggal kepala wartawan Jepang, Sabtu (31/1), ISIS kini membakar hidup-hidup seorang tawanannya.

Sama seperti saat mengeksekusi tawanan dari Jepang, ISIS juga merekam aksi bakar hidup-hidup ini ke dalam sebuah video yang beredar di internet, Selasa (4/2). Awalnya, video tersebut disebarkan lewat akun Twitter yang dikenal sebagai sumber propaganda ISIS.

Korban yang dibakar hidup-hidup itu adalah pilot Yordania, Moaz al-Kasasbeh. Di dalam video kekejaman ISIS itu diperlihatkan seorang pria berdiri di kerangkeng dan terbakar api. Letnan Moaz al-Kasasbeh ditangkap ketika pesawatnya jatuh tahun 2014 saat melakukan misi mendukung koalisi militer anti ISIS yang dipimpin Amerika Serikat.

Yordania sebenarnya sudah berusaha membebaskan pilot berusia 26 tahun itu lewat jalur pertukaran sandera. Sebelumnya, Yordania menawarkan seorang wanita bernama Sajida al-Rishawi kepada ISIS. Sajida adalah seorang milisi al-Qaida yang divonis hukuman mati di Yordania. Dia dihukum karena terlibat dalam serangan pada tahun 2005 yang menewaskan 60 orang.


Namun tawaran Yordania sepertinya tak mempan. Dalam video terbaru itu, ISIS sudah mengeksekusi pilot Yordania. Hingga kini, video tersebut masih diuji kebenarannya. (reuters/adk/jpnn/ril)