Total Rp 200 Miliar Aset Fuad yang Telah Disita KPK

Fuad Amin
Fuad Amin
Fuad Amin

POJOKSATU – Kepala Bagian Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha mengatakan, total aset tersangka Fuad Amin yang sudah disita, mencapai sekitar Rp 200 miliar. Jumlah itu diprediksi bisa meningkat.

Adapun aset yang disita, sebut dia, masing-masing berbentuk uang sekitar Rp 100 miliar, tanah, rumah, kondominium di Bali, dan tiga mobil.

“Aset-aset itu nantinya akan dilelang. Uangnya digunakan untuk mengembalikan kerugian negara,” tandas Priharsa.

Menjawab pertanyaan ten­tang asal-usul kepemilikan aset rumah di Cipinang, Priharsa mengaku belum mengetahui secara detil. Demikian halnya tentang kondominium yang dibeli tersangka.


“Kapan dibelinya dan dengan harga berapa, tengah dikembangkan penyidik,” katanya.

Dipastikan, seiring dengan penyitaan aset tersebut, penyidik juga menyita dokumen kepemi­likan aset-aset milik bekas Ketua DPRD Bangkalan itu. Lewat do­kumen-dokumen itu, diharapkan diperoleh keterangan spesifik tentang asal-usul aset.

Dia menandaskan, tindak lanjut penyitaan aset-aset terse­but juga dilakukan lewat upaya jaksa KPK yang menyidangkan perkara terdakwa Direktur PT Media Karya Sentosa (MKS), Antonius Bambang Djatmiko. Menurutnya, banyak fakta per­sidangan yang memberi masu­kan tentang keberadaan aset yang sebelumnya disembunyi­kan tersangka.

Dia menambahkan, selain mendapat masukan bukti dari jaksa yang menuntut terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, KPKpun senantiasa memantau persidangan perkara ini. Dengan begitu, setiap fakta baru yang terungkap di persidangan, dapat segera dikembangkan penyidik melalui penelusuran yang in­tensif. (rmol/dep)