Ini Dampak Pemerintah Mengulur Waktu Eksekusi Mati

Ilustrasi

Ilustrasi Hukuman Mati

POJOKSATU – Pemerintah Indonesia lamban dan mengulur-ulur waktu eksekusi mati. Itu penyebab terpidana mati kasus narkoba yang merupakan warga negara Prancis, Serge Atlaoui, mengajukan upaya hukum lanjutan berupa peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, yang dijadwalkan mulai disidangkan pada 11 Maret 2015.

Begitu kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 11/3).

“Ini karena pemerintah lamban sekali, mau eksekusi kapan tidak jelas,” katanya.


Dampak dari kelambanan eksekusi mati, lanjutnya, menjadikan beberapa negara sahabat yang warganya masuk daftar eksekusi mati, kini seolah-olah memusuhi Indonesia.

“Jadi karena pemerintah ini lamban sekali, mau eksekusi tidak jelas. Lambannya ini membuat semua ekses itu terjadi lamban. Sama seperti saat KPK-Polri, presiden itu sangat gamang. Sekarang ini,‎ eksesnya ke mana-mana, negara-negara yang dulunya bersahabat dengan kita‎ justru memusuhi kita,” ujar dia.(wid/rmol/dep)