Kombes Rikwanto: Regu Tembak Polri Sudah Siap

Kombes Rikwanto
Kombes Rikwanto
Kombes Rikwanto

POJOKSATU – Regu penembak dari Mabes Polri siap kapan pun diinstruksikan untuk mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba.

“Sejak dipindahkan dari Bali ke Cilacap, dari Polri sudah siap. Jika dilakukan saat itu juga siap,” tegas Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Rikwanto kepada wartawan di kantornya, Jalan Trunojoyo 1, Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Jika terjadi penundaan eksekusi mati para terpidana narkoba, menurut dia, itu wewenang kejaksaan.

“Masalah pengunduran itu wilayah jaksa eksekutor. Kita tunggu permintaan, kapan dan di mana,” ucapnya lagi.


“Kita sifatnya menunggu. Jadwal pasti belum diberikan kejaksaan

Regu penembak dari Mabes Polri yang dikerahkan sebanyak 12 orang. Mereka ditempatkan di satuan terdekat. Untuk pengamanan tidak semata fokus di Cilacap, lokasi eksekusi, tapi juga di sepanjang area pemindahan hingga pemakaman. Termasuk, titik-titik kemungkinan adanya reaksi. Seperti di wilayah penyeberangan dari Bali, Polri berkoordinasi dengan Polwil Banyumas.

Personel tidak sampai seratus orang yang terdiri dari regu tembak, survei, dan pengamanan wilayah. Khusus terpidana mati asal Australia, pengamanan dilakukan gabungan dengan TNI. Namun tentu saja didasari perkiraan keadaan dan situasi.

“Silakan TNI dengan perkiraan, antisipasi negara yang warga negara dieksekusi,” tuturnya.

Rikwanto memastikan bahwa Polri tidak melibatkan sniper alias penembak jitu. “Yang boleh masuk ke lapas orang yang dapat izin,” imbuhnya.(wid/rmol/dep)