Plt Kapolri Perintahkan Saksi Penuhi Panggilan KPK

Kapolri, Komjen Badrodin Haiti

PLT Kapolri

Ketidakhadiran saksi-saksi yang dipanggil KPK untuk kasus penetapan tersangka Komjen Budi Gunawan direspons Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti. Dia menginstruksi semua saksi dari Polri untuk hadir jika dipanggil komisi antirasuah itu.

Badrodin menuturkan, ketidakhadiran saksi-saksi dari Polri tersebut tentu akan menghambat pemeriksaan yang dilakukan KPK. Karena itu, semua saksi Polri harus datang. ”Jangan mangkir dari pemanggilan KPK,” jelasnya dalam pisah sambut Kapolri di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK). Badrodin meminta, jika memang ada hambatan untuk hadir, semua harus dikomunikasikan. ”Tinggal komunikasi, apa susahnya,” tegasnya.

Malah, seharusnya Polri memberikan dukungan terhadap pemeriksaan dari KPK tersebut. Dengan demikian, siapa pun yang dipanggil terkait kasus itu harus mempersiapkan diri baik-baik. ”Jangan ada yang ditutupi,” ujarnya.


Yang juga diperlukan, lanjut dia, ke depan dibentuk tim penertib internal Polri. Tim itu bertugas meluruskan semua penyimpangan yang terjadi di dalam tubuh Polri. ”Namun, masih dirumuskan bentuknya seperti apa,” terangnya.

Yang jelas, Polri memiliki komitmen kuat dalam upaya mendukung pemberantasan korupsi. Secepatnya tim itu akan dibentuk. ”Bisa bulan depan atau secepatnya lah,” paparnya.

Sementara itu, mantan Kapolri Jenderal Sutarman mengakui bahwa saat ini Polri sedang diombang-ambing kekuatan politik. Dengan bergantinya kepemimpinan Polri, Badrodin memiliki tugas yang berat untuk menyelesaikannya. ”Marwah kepolisian ini harus dijaga. Jangan terjun ke kanan-kiri untuk kepentingan politik,” tegasnya dalam acara pisah sambut di STIK.

Awalnya, kondisi internal Polri sangat terjaga. Namun, begitu ada pergantian Kapolri, kondisi berubah drastis. Masyarakat dan Polri juga terpengaruh cukup besar. ”Karena itu, saat ini tugas Pak Badrodin untuk bisa menyelesaikannya,” terang dia.

Menurut Sutarman, elemen kepolisian daerah sebaiknya bersikap tenang dan tidak memberikan komentar dalam situasi yang masih keruh ini. Yang jelas, mereka harus menujukkan loyalitas 100 persen kepada presiden. ”Jangan surut untuk terus bekerja melayani masyarakat. Saya juga meminta maaf bila selama ini ada kekurangan,” paparnya. (gun/idr/bay/c10/kim)