POJOKSATU.id - Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya ungkap peristiwa penyebab tewasnya Ibu dan Anak di Cinere yang bunuh diri (bundir) di kamar mandi, ternyata bukan kriminal.

Terungkap ada curhatan mereka yang bikin miris hati.

Ibu dan anak di Cinere yang bundir itu ditemukan di dalam kamar mandi di kawasan Perumahan Bukit Cinere Indah, Depok, Jawa Barat dan disimpulkan bukan kriminal dari curhatan mereka.

Kedua jenasah ibu dan anak di Cinere Depok yang sudah jadi kerangka itu adalah Grace Arijani Harapan (64 tahun) dan David Ariyanto Wibowo (38 tahun) yang bundir di kamar mandi setelah curhatan mereka ditemukan Direktur Reserse Umum Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Rombongan Bus Study Tour SMPN 3 Depok Tabrakan di Jalan Tol Cipali, Ini Penyebab Kecelakaan Itu

Polda Metro Jaya, Direktur Reserse Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan bahwa ibu dan anak di Cinere itu disimpulkan bundir dengan cara mengurung diri di kamar mandi hingga kehabisan nafas. Selain ada curhatan mereka di ponsel milik anaknya.

Hengki menyimpulkan jika peristiwa yang terjadi di Cinere ini, bukan kriminal atau tindak pindana melainkan murni peristiwa bundir.

"Setelah melakukan penyeledikan, kami menyimpulkan bahwa terkait peristiwa tewas yang terjadi di Wilayah Cinere, Depok.

Terungkap bahwa penyebab tewasnya Ibu dan Anak bukan merupakan peristiwa tindak pidana dalam kasus ini.

Baca Juga: Ditlantas Polda Metro Jaya Tilang Rombongan Mobil Mewah Lawan Arah di Tol Depok-Antasari

Sehingga disimpulkan keduanya tewas meninggal dunia karena bunuh diri," jelas Hengki Haryadi kepada Pojoksatu.id di Jakarta Selatan pada Jumat (06/10/2023).

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari kecurigaan salah satu warga dan petugas keamaan yang melihat kondisi rumah tidak terawat serta korban yang hampir 1 sebulan tidak terlihat aktivitasnya.

Polisi juga mengungkapkan curhatan mereka yang bikin miris hati.

Curhatan mereka ditemukan polisi pada ponsel anaknya dalam catatan tertanggal 23 Februari 2023. Ada isyarat korban merasa lelah dan ingin bunuh diri.

Curhatan ibu dan anak di Cinere yang bundir itu dibacakan Hengki dan membuat miris hati, meski belum diketahui pasti masalah yang sedang mereka hadapi.

Baca Juga: Musim Kemarau Berkepanjangan, Ratusan ASN Pemkot Depok Laksanakan Sholat Istisqa

"Saya sudah capek dengan kehidupan, saya capek dengan semua kebohongan, saya capek dengan mama saya yang delusional dan tidak pernah sadar-sadar, saya sudah depresi selama 2 tahun.

Saya mau bunuh diri," ujar Hengki membacakan isi curhatan ibu dan anak bundir di Cinere itu.

Tertanggal 27 Juli 2023, polisi juga menemukan sebuah pesan di email. "Kami temukan juga dari 'to you whomever' di sini sudah kita translate di dalam bahasa Indonesia.

Jika ada yang membaca ini maka itu saya sudah mati bersama ibu saya. Tergantung apakah dia akan menunjukkannya atau tidak," tutur Hengki.

Dalam lanjutan catatan itu disebutkan, "sejujurnya saya terkejut saya tidak bunuh diri di awal'.

Dengan berbagai clue bundir itu, polisi juga bisa memastikan bahwa peristiwa itu bukan kriminal.***