POJOKSATU.id - Meski ada dugaan kuat bunuh diri, tapi hingga saat ini polisi belum memastikan penyebab kematian Caroline Angelica, mahasiswi Unair.
Usai ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam mobilnya, jenazah Caroline Angelica langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim.
Itu dilakukan untuk kepentingan otopsi guna penyelidikan lanjutan.
Baca Juga: Polisi Bantah Penggerebekan Pesta Sabu di Salah Satu Kantor Desa di Karawang
Sampai saat ini, proses otopsi pada jenazah mahasiswi Unair Fakultas Kedoktersan Hewan (FKH) itu masih terus dilakukan.
Otopsi diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti korban meninggal dunia.
”Jadi kami periksa organ dalam korban," ungkap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dhirmanto, Senin 6 Oktober 2023.
Baca Juga: Mate Ningde
Terlebih korban ditemukan dalam kondisi tak wajar.
Saat itu, kepala korban terbungkus plastik dengan leher dilakban.
Di plastik tersebut tersambung dengan selang yang dihubungkan dengan tabung berisi gas helium.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Bola 7-8 November 2023: Kaya vs Yokohama, Shakhtar vs Barca, Milan vs PSG
"Karena ada informasi yang kami terima kan di situ ada kadar helium, untuk membenarkan perlu otopsi," jelas dia.
Kendati demikian, Dharmanto masih belum bisa menyampaikan hasil otopsi yang dilakukan tim dokter RS Bhayangkara Polda Jatim.
"Ditunggu saja, ini kan masih proses,” tutur Dhirmanto.
Dharmanto menjelaskan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih dan detil selama proses otopsi belum rampung sepenuhnya.
Selain itu, Dharmanto juga memastikan tim penyidik hingga saat ini masih terus bekerja.
Baca Juga: Airlangga Hartarto Tanggapi Kabar Bergabungnya Gibran ke Partai Golkar : Kita Sabar, Sabar Saja
"Semua barang bukti sudah dikumpulkan juga. Ditunggu,” jawab Dhirmanto.
Demikian pula terkait 2 surat wasiat yang ditemukan polisi di saku celana korban.
2 surat tersebut ditulis di atas 2 lembar kertas berbeda yang semua ditulis tangan.
Baca Juga: 12 Senpi Milik Syahrul Yasin Limpo Legal, Tapi KPK Tak Nyerah akan Telusuri Dugaan Gratifikasi
Berdasarkan pemeriksaan, tulisan tangan tersebut identik dengan tulisan tangan Caroline Angelica.
Meski begitu Dharmanto masih perlu melakukan penyelidikan lebih mendalam melalui laboratorium forensik.
Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan apakah benar 2 surat dimaksud benar-benar tulisan tangan Caroline Angelica.
"Apakah (surat) itu benar tulisan korban atau bukan,” tutur Dhirmanto.
Untuk diketahui, mahasiswa FKH Unair Caroline Angelica ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya pada Minggu 5 November 2023 sekitar pukul 05.30 WIB.
Saat itu korban yang duduk di jok kemudi ditemukan tak bernyawa dengan kepala terbungkus plastik dan leher dilakban.
Plastik tersebut terhubung dengan selang yang menyambung tabung berisi gas helium.
Sementara 2 surat ditemukan di saku celana korban yang menguatkan dugaan bunuh diri.
Baca Juga: Prabowo Puja-puji Jokowi di Perayaan HUT Golkar : Bapak Kalahkan Saya, Tapi Bapak Ajak Saya Berteman
Pasalnya di 2 surat tersebut, Caroline Angelica mengungkap keputusannya mengakhiri hidup.***

