POJOKSATU.id - Seorang murid Sekolah Dasar membawa bekal makanan ulat sagu ke sekolah viral di media sosial.
Siswa tersebut diketehui bersekolah di SD Negeri Meduri V, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Guru yang mengejek bawa bekal ke sekolah dengan lauk ulat sagu pun meminta maaf.
Jumangin (36), meminta maaf telah merekam siswanya membawa bekal ke sekolah nasi dengan lauk ulat sagu hingga viral.
Dirinya mengaku tidak ada niatan untuk mngejek atau menyudutkan siswanya.
Guru SD Meduri V, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, Jumangin (36), minta maaf telah merekam siswanya membawa bekal ulat hingga viral.
Jumangin mengaku tak ada niat menyudutkan siswa.
"Pada dasarnya, saya tidaka ada niatan sama sekali untuk menjelekkan atau mem-bully siswa saya itu,
Saya meminta maaf kepada siswa saya yang bawa bekal ulat sagu ke sekolah," ucap Jumangin saat konfirmasi Sabtu (14/10/2023).
Baca Juga: Ide Sarapan untuk Diet yang Sehat dan Praktis, Resep Overnight Oats dan Cara Membuatnya
Guru yang telah mengajar selama hampir 20 tahun di sekolah tersebut menyampaikan permohonan maaf atas beredarnya video yang viral ejek siswanya bawa bekal ulat sagu menjadi gaduh di media sosial.
Jumangin juga menyayangkan jika video yang terebar itu hanya potongan bukan hasil rekaman yang seutuhynya.
"Video tersebut memang hasil rekaman saya, namun tersebar di media sosial.
Yang tersebar itu bukan video hasil rekaman yang seutuhnya namun video itu terpotong karena saya pasang distatus WthasApp" kata Jumangin.
Dirinya mengaku sudah mengklarifikasi video itu ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.
Baca Juga: 3 Sarapan Sehat dan Enak untuk Anak Kost, Dijamin Nagih!
Jumangin mengakui video yang beredar di media sosial dan viral itu merupakan hasil rekamannya.
Tetapi, video tersebut sudah tidak utuh dan ada yang dipotong oleh pengunggah.
Dalam video itu yang tersebar hingga menjadi viral, tampak sang guru terkejut melihat salah satu muridnya membawa bekal makanan siswanya yang menjadikan ulat sagu sebagai lauknya.
Kata-kata sang guru saat merekam makanan bekal siswanya itu ternyata banyak disayangkan oleh netizen dan dianggap sebagai kata ejekan kepada siswanya.***
