POJOKSATU.Id - Dalam suatu peristiwa yang menggemparkan, Dini Sera Afrianti (27), dianiaya hingga tewas oleh Gregorius Ronald Tannur, anak anggota DPR F-PKB Edward Tannur.
Polisi mengungkap bahwa Gregorius Ronald Tannur dan Dini sempat berkaraoke dan minum minuman keras di Blackhole KTV, Surabaya.
Awalnya, Gregorius Ronald Tannur dan Dini bersama-sama makan di GWalk Citraland Surabaya sebelum diundang oleh teman-teman Ronald ke Blackhole KTV.
Baca Juga: Cak Imin Tanggapi Kasus Pembunuhan oleh Anak Anggota DPR RI dari PKB di Surabaya
Mereka bergabung dengan teman-teman Gregorius Ronald Tannur, di salah satu ruangan, yaitu Room 7, tempat mereka minum minuman keras.
Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pasma Royce, pada pukul 21.32 WIB, Dini dan Gregorius Ronald Tannur masuk ke Room 7 sambil membawa minuman keras.
Polisi menyita satu botol minuman keras yang diakui sebagai barang bukti dari peristiwa tersebut.
Setelah beberapa jam berada di ruangan tersebut, Gregorius Ronald Tannur dan Dini memutuskan untuk pulang. Sayangnya, perjalanan pulang mereka berakhir dalam tragedi.
Baca Juga: Sosok Sebenarnya Gregorius Ronald Tannur, Anak Anggota DPR yang Dituduh Pelaku Penganiayaan Pacar di Surabaya
Saksi pihak keamanan Blackhole KTV menyaksikan cekcok antara keduanya yang berujung pada penganiayaan sadis oleh Gregorius Ronald Tannur, mengakibatkan kematian Dini.
Peristiwa ini telah menciptakan gelombang kejut dan kepedihan dalam masyarakat, memunculkan pertanyaan tentang tanggung jawab sosial dan keamanan di tempat-tempat hiburan.
Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap kebenaran di balik insiden tragis ini, sambil menegaskan pentingnya kesadaran akan konsumsi minuman keras dan keamanan di tempat-tempat umum.***
