POJOKSATU.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung gratiskan PBB rumah dengan NJOP Rp2 miliar, apartemen dan rumah susun dengan NJOP di bawah Rp650 juta.

Kebijakan Pramono Anung itu mendapat apresiasi dari anggota DPD RI asal Jakarta, Fahira Idris.

Menurut Fahira pembebasan PBB oleh Pramono itu merupakan langkah tepat sekaligus meringankan beban finansial warga DKI.

Tidak hanya itu, kebijakan tersebut juga membawa dampak positif bagi ketahanan ekonomi kelas menegah di DKI Jakarta.

Baca Juga: Anggota DPD RI Mirah Midadan Tinjau Persiapan Mudik, Bandara, Pelabuhan serta Jalur Darat Aman dan Lancar

"Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jakarta, Pak Pramono Anung atas kebijakan pembebasan PBB (bagi hunian dengan NJOP di bawah Rp2 miliar dan rumah susun atau apartemen dengan NJOP di bawah Rp650 juta ini," ujar Fahira, dikutip dari akun media sosialnya.

Senator asal DKI Jakarta ini meneybut, pembebasan PBB bagi kalangan tertentu itu juga jadi kado indah bagi warga.

"Kebijakan ini adalah kado indah bagi warga Jakarta dan menjadi langkah nyata dalam menciptakan kesejahteraan yang lebih merata," katanya.

Diketaui, pembebasan PBB kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 281 Tahun 2025.

Baca Juga: DPD RI Soroti Ketidakjelasan Pemindahan IKN, Padahal Dampak Sosial Sudah Meluas

Hal itu disampaikan Pramono di Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, pada 26 Maret 2025.

Pramono menyebut, pembebasan PBB itu tidak berlaku untuk semua.

Melainkan untuk hunian dengan NJOP di bawah Rp2 miliar, serta apartemen, rumah susun dan lainnya dengan NJOP di bawah Rp650 juta.

Dijelaskan pula, kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakata.

Utamanya bagi mereka yang tinggal di rumah susun atau apartemen dengan NJOP yang relatif rendah.

Pramono juga menyebut, sebagian besar rumah susun di Jakarta memiliki NJOP di bawah Rp650 juta.

Dengan demikian, mereka dipastikan akan mendapatkan manfaat dari pembebasan PBB ini.

Baca Juga: Ketua DPD RI Dorong Pemerintah Beri Subsidi ke Petani Kelapa Sawit Mandiri

Dia juga meyakini, kebijakan ini akan sangat dirasakan sebagian besar warga Jakarta.

"Warga Jakarta kecuali orang-orang mampu, kami gratiskan," tandas Pramono Anung.***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS