POJOKSATU.id – Warga Kabupaten Jepara dibuat heboh dengan kisah pernikahan tak biasa antara seorang pengusaha mebel sukses dengan gadis muda berusia 20 tahun.

Haji Duriyanto, pria berusia 61 tahun asal Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, resmi menikahi Nabila.

Perempuan muda yang disebut-sebut masih kerabat sekaligus anak rekan kerjanya di dunia usaha.

Baca Juga: Berita Hangat! Biaya Admin Bikin Dompet Gak Sehat, PLN Hapus Biaya Admin di PLN Mobile, Cuma Sampai Kapan?

Pernikahan yang digelar pada Rabu (12/11/2025)berlangsung meriah dan disaksikan ratusan tamu undangan.

Namun yang membuat acara ini viral bukan hanya kemeriahan pesta, melainkan juga perbedaan usia yang mencapai 41 tahun antara kedua mempelai serta mahar mewah berupa satu unit mobil Honda HR-V terbaru.

 

Mahar Mobil Baru Jadi Sorotan

Baca Juga: Berita Hangat! Biaya Admin Bikin Dompet Gak Sehat, PLN Hapus Biaya Admin di PLN Mobile, Cuma Sampai Kapan?

Dalam prosesi akad nikah, Haji Duriyanto menyerahkan mobil baru sebagai mahar untuk mempersunting sang pengantin wanita.

Aksi ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung di lokasi maupun di media sosial.

Video akad dan pesta pernikahan yang tersebar di berbagai platform langsung dibanjiri komentar netizen.

Baca Juga: Berita Hangat! Biaya Admin Bikin Dompet Gak Sehat, PLN Hapus Biaya Admin di PLN Mobile, Cuma Sampai Kapan?

Banyak yang kagum dengan kemurahan hati sang pengusaha, namun tak sedikit pula yang terkejut dengan jarak usia antara keduanya.

Seorang warga Desa Sinanggul menyebut, Haji Duriyanto dikenal sebagai sosok dermawan dan sederhana meski memiliki usaha mebel yang sukses hingga ke luar daerah.

“Beliau orangnya ramah dan suka membantu tetangga. Jadi meski viral karena nikah beda usia, banyak yang tetap menghormati,” ujar warga setempat.

 

Profil Singkat Haji Duriyanto

Baca Juga: Berita Hangat! Biaya Admin Bikin Dompet Gak Sehat, PLN Hapus Biaya Admin di PLN Mobile, Cuma Sampai Kapan?

Haji Duriyanto sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia mebel Jepara, yang memang dikenal sebagai sentra ukiran kayu terbesar di Indonesia.

Usahanya berkembang pesat berkat keuletan dan jaringan bisnis yang kuat, terutama dalam ekspor mebel ke berbagai kota besar.

Sementara Nabila, sang istri muda, disebut sebagai gadis santun yang baru menamatkan pendidikan menengah atas dan aktif membantu keluarganya.

Baca Juga: Aneh! Jelas-jelas Melakukan Pelecehan Terhadap 3 Bawahannya, Dua Leader di Transjakarta Hanya Dikenakan Sanksi

Pertemuan keduanya dikabarkan berawal dari urusan bisnis yang kemudian berlanjut ke hubungan pribadi.

 

Reaksi Warga dan Dunia Maya

Setelah kabar pernikahan ini menyebar, komentar warganet pun beragam.

Sebagian memuji langkah Haji Duriyanto yang disebut telah menemukan “pendamping hidup di usia senja”.

Baca Juga: Berita Hangat! Biaya Admin Bikin Dompet Gak Sehat, PLN Hapus Biaya Admin di PLN Mobile, Cuma Sampai Kapan?

Aementara lainnya menyoroti fenomena cinta beda generasi yang kian sering terjadi di masyarakat.

Banyak pula yang menilai bahwa cinta sejati memang tak mengenal batas usia.

“Selama keduanya sama-sama bahagia dan ridho, ya sah-sah saja,” tulis salah satu komentar yang disukai ribuan pengguna.

Meski viral, pasangan ini dikabarkan tetap tenang menghadapi sorotan publik.

Mereka memilih menikmati momen bahagia di tengah keluarga besar, tanpa menanggapi komentar negatif.

Baca Juga: Berita Hangat! Biaya Admin Bikin Dompet Gak Sehat, PLN Hapus Biaya Admin di PLN Mobile, Cuma Sampai Kapan?

 

Fenomena Cinta Beda Usia di Masyarakat

Fenomena pernikahan dengan jarak usia jauh bukan hal baru di Indonesia.

Sejumlah psikolog menyebut hubungan semacam ini bisa berjalan harmonis selama kedua pihak saling memahami dan menghargai perbedaan generasi.

Baca Juga: Berita Hangat! Biaya Admin Bikin Dompet Gak Sehat, PLN Hapus Biaya Admin di PLN Mobile, Cuma Sampai Kapan?

Dalam kasus Haji Duriyanto dan Nabila, banyak yang menilai faktor kematangan dan kestabilan ekonomi turut memengaruhi hubungan mereka.

Pernikahan ini kini menjadi perbincangan hangat di Jepara dan media sosial. Bagi sebagian orang, kisah ini menjadi bukti bahwa cinta memang bisa tumbuh di waktu dan usia yang tak terduga.***