POJOKSATU.ID - Rencana pembangunan flyover di kawasan Daan Mogot kembali menjadi perhatian publik.'

Jalan Daan Mogot selama ini dikenal sebagai salah satu jalur tersibuk yang menghubungkan Jakarta Barat dengan Kota Tangerang.

Kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk, kerap memicu kemacetan panjang.

Tak heran, banyak warga penasaran, flyover Daan Mogot yang akan dibangun tembus daerah mana saja?

Baca Juga: TPG Februari 2026 Segera Cair, Ini Tahapan Penarikan Data dan Jadwalnya

Flyover Daan Mogot dirancang sebagai solusi untuk mengurai kemacetan kronis di jalur utama tersebut.

Proyek ini diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Tangerang maupun sebaliknya, khususnya di titik-titik rawan macet seperti pertemuan jalur arteri, lampu lalu lintas, dan akses kawasan industri.

Berdasarkan rencana yang beredar, flyover Daan Mogot akan menghubungkan beberapa wilayah strategis.

Jalur ini diproyeksikan membentang dari kawasan Jakarta Barat, melewati sejumlah titik padat aktivitas, hingga menembus wilayah perbatasan Kota Tangerang.

Baca Juga: TPG Februari 2026 Cair Tak Utuh, Ini Rincian Nominal Setelah Dipotong

Dengan jalur layang ini, kendaraan jarak jauh tidak lagi harus terhambat oleh persimpangan sebidang.

Salah satu kawasan yang akan terdampak langsung adalah area Daan Mogot Jakarta Barat.

Wilayah ini selama bertahun-tahun menjadi simpul kemacetan karena menjadi jalur utama transportasi logistik, kendaraan pribadi, dan angkutan umum.

Kehadiran flyover diharapkan membuat arus lalu lintas lebih lancar dan waktu tempuh semakin singkat.

Flyover tersebut juga direncanakan terhubung ke arah Batuceper dan sekitarnya di Kota Tangerang.

Daerah ini dikenal sebagai kawasan padat penduduk sekaligus jalur alternatif menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Dengan koneksi layang, mobilitas warga dan distribusi barang diyakini akan meningkat signifikan.

Baca Juga: Ada Apa Saja di Lippo Karawaci? Lengkap! Dari Mall Mewah hingga Kawasan Hunian Elite

Tak hanya itu, pembangunan flyover Daan Mogot juga disebut-sebut akan memberikan akses lebih baik ke kawasan industri dan pergudangan di sepanjang jalur tersebut.

Hal ini dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan menekan biaya logistik yang selama ini terdampak kemacetan.

Meski begitu, proyek flyover ini juga memunculkan sejumlah perhatian dari masyarakat.

Selama masa konstruksi, potensi penyempitan jalan dan pengalihan arus lalu lintas menjadi tantangan tersendiri.

Baca Juga: Ratusan KK di Bantaran Kali Bekasi Terancam Dibongkar, Distaru Beri Peringatan Terakhir

Pemerintah diharapkan menyiapkan manajemen lalu lintas yang matang agar aktivitas warga tetap berjalan normal.

Dari sisi jangka panjang, flyover Daan Mogot dinilai sebagai investasi infrastruktur yang strategis.

Selain mengurangi kemacetan, proyek ini juga berpotensi meningkatkan nilai kawasan di sekitarnya.

Akses yang lebih lancar kerap mendorong pertumbuhan bisnis, properti, dan pusat aktivitas baru.

Dengan rencana jalur yang menembus wilayah Jakarta Barat hingga Kota Tangerang, flyover Daan Mogot diharapkan menjadi solusi nyata bagi masalah lalu lintas yang sudah berlangsung lama.

Masyarakat kini menunggu realisasi proyek ini agar manfaatnya segera dirasakan.***