POJOKSATU.ID - Siapa bilang investasi emas harus mahal?

Sekarang, dengan perkembangan teknologi finansial, masyarakat sudah bisa membeli emas hanya mulai dari Rp10 ribuan saja lewat aplikasi Pegadaian Digital atau yang sering disebut aplikasi Pegadaian.

Yap, benar sekali. Program tabungan emas digital dari Pegadaian memungkinkan siapa saja mulai berinvestasi tanpa perlu menunggu punya uang jutaan rupiah.

Cocok banget buat pelajar, pekerja muda, hingga ibu rumah tangga yang ingin belajar mengelola keuangan.

Baca Juga: bank bjb Hadirkan Promo Bundling Ultimate 10K, Cara Mudah Dapat Tiket Lari Sambil Menabung

Nah, belakangan ini banyak warganet penasaran soal fitur beli emas “10 ribuan” yang ramai dibicarakan.

Sebenarnya bagaimana caranya? Dan minimal pembeliannya berapa?

Cara Beli Emas Rp10 Ribuan di Aplikasi Pegadaian

Tenang, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan. Bahkan bisa dilakukan hanya lewat ponsel. Berikut langkah-langkahnya:

1. Unduh Aplikasi Pegadaian Digital

Aplikasi resmi Pegadaian tersedia di Play Store maupun App Store. Pastikan mengunduh aplikasi resmi untuk keamanan transaksi.

Baca Juga: Jangan Panik Dulu! Pertamina Tegaskan Belum Ada Pengumuman Resmi Harga BBM Baru

2. Registrasi dan Verifikasi Data

Pengguna diminta membuat akun dengan memasukkan data pribadi seperti KTP, nomor ponsel, dan email. Proses verifikasi biasanya berlangsung cepat.

3. Buka Tabungan Emas

Setelah akun aktif, pilih menu “Tabungan Emas”. Di sinilah pengguna dapat mulai membeli emas secara digital.

4. Lakukan Top Up Saldo

Isi saldo melalui transfer bank, virtual account, atau metode pembayaran digital yang tersedia.

5. Mulai Beli Emas

Nah, ini bagian menariknya. Pengguna bisa membeli emas sesuai nominal uang, bukan berat emas. Jadi meskipun hanya punya Rp10 ribu, transaksi tetap bisa dilakukan.

Praktis banget, kan?

Berdasarkan ketentuan Pegadaian, pembelian emas digital dapat dimulai dari nominal sekitar Rp10.000 atau setara dengan pecahan berat emas tertentu yang mengikuti harga pasar emas hari itu.

Artinya, jumlah gram emas yang didapat akan menyesuaikan harga emas terkini.

Jadi ketika harga emas naik, gram yang diperoleh sedikit lebih kecil, dan sebaliknya.

Baca Juga: Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR, HInca Panjaitan Menilai Kerja Kreatif Belum Diakui Hukum

Oh iya, emas yang dibeli bukan emas fisik langsung di tangan, melainkan tersimpan dalam bentuk saldo emas digital di rekening tabungan emas Pegadaian.

Namun pengguna tetap bisa mencetaknya menjadi emas batangan jika saldo sudah mencukupi.

Kenapa Banyak Orang Mulai Nabung Emas Digital?

Alasannya sederhana fleksibel dan terjangkau.

Tidak perlu datang ke kantor cabang, tidak perlu menyimpan emas fisik di rumah, dan risiko kehilangan juga lebih kecil.

Baca Juga: Akhirnya Dipindah! Lahan Angkasa Pura Disiapkan Jadi Rusun Warga Bantaran Rel, Kapan Mulai Dibangun?

Selain itu, emas dikenal sebagai instrumen investasi yang relatif stabil dalam jangka panjang.

Makanya, banyak orang mulai menjadikannya sebagai alternatif menabung.

“Lumayan, tiap minggu bisa sisihkan Rp20 ribu,” kata salah satu pengguna aplikasi Pegadaian yang mengaku baru mulai investasi emas digital tahun ini.

Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit.

Bisa Dicetak Jadi Emas Fisik?

Yes, bisa! Jika saldo emas sudah mencapai berat tertentu, pengguna dapat mengajukan pencetakan emas batangan melalui Pegadaian.

Nantinya emas dapat diambil di outlet Pegadaian sesuai pilihan.

Namun perlu diingat, biasanya ada biaya cetak dan administrasi yang berlaku sesuai ukuran emas.

Supaya tetap aman dan nyaman, Pegadaian mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan aplikasi resmi dan tidak membagikan data pribadi kepada pihak lain.

Hindari juga tawaran investasi emas dari aplikasi tidak jelas yang mengatasnamakan Pegadaian.

Baca Juga: Wow! 300 Ribu Makan Gratis dan 100 Ribu Sembako Dibagikan di Monas, Bazar UMKM Diserbu Warga

Hmm, di era digital seperti sekarang, investasi memang makin mudah dijangkau.

Bahkan dengan uang jajan harian pun, masyarakat sudah bisa mulai membangun aset masa depan.

Jadi, kalau selama ini merasa investasi emas itu mahal, mungkin sekarang saatnya mencoba.

Siapa sangka, dari Rp10 ribuan saja, langkah kecil menuju kebiasaan finansial sehat bisa dimulai.***