POJOKSATU.ID - Program Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang awal tahun 2026.
Pemerintah memastikan kegiatan stabilisasi harga pangan ini akan digelar sebanyak 32 kali sepanjang Januari 2026 dan tersebar di tiga provinsi strategis di Indonesia.
Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang digagas pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Terutama setelah periode akhir tahun dan libur panjang yang kerap memicu kenaikan harga bahan pokok.
Baca Juga: Persiapan Pensiun Kian Praktis lewat One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat membeli kebutuhan pangan dengan harga di bawah harga pasar.
Pada Januari 2026, pelaksanaan GPM direncanakan berlangsung hampir setiap hari kerja.
Total 32 kegiatan akan dilaksanakan secara bergilir di tiga provinsi yang selama ini menjadi barometer inflasi pangan nasional.
Penentuan lokasi didasarkan pada tingkat konsumsi, kepadatan penduduk, serta potensi fluktuasi harga pangan.
Baca Juga: Bandung Night Meetup, Perkuat Solidaritas dan Semangat 'Bersama Menjadi Satu'
Komoditas yang disediakan dalam Gerakan Pangan Murah meliputi beras medium dan premium, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, daging ayam, bawang merah, bawang putih, serta beberapa bahan pokok lain.
Seluruh produk berasal dari BUMN pangan, petani lokal, serta distributor resmi yang telah melalui proses pengawasan kualitas.
Pemerintah menargetkan program ini mampu menekan gejolak harga sekaligus membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah juga menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah pada awal tahun.
Jadwal pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Januari 2026 akan diumumkan secara bertahap oleh pemerintah daerah masing-masing provinsi.
Berikut update jadwal gerakan pangan murah per 13 Januari 2026:
1. DPKP Kab Kotawaringin Timur di Stadion 29 November Sampit (13/01/2026)
2. DPKP Prov Bengkulu di Halaman depan DPKP Prov Bengkulu (13/01/2026)
3. DPKP Prov Bengkulu di Halaman depan DPKP Prov Bengkulu (14/01/2026)
4. DPKP Prov Bengkulu di Halaman depan DPKP Prov Bengkulu (15/01/2026)
5. DPKP Prov Bengkulu di Halaman depan DPKP Prov Bengkulu (19/01/2026)
Baca Juga: Terungkap! Rekam Jejak yang Membuat Sri Mulyani Direkrut Jadi Direksi Gates Foundation
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi melalui dinas ketahanan pangan, media sosial pemerintah daerah, serta pengumuman di kantor kecamatan dan kelurahan.
Selain menjual bahan pangan murah, beberapa lokasi GPM juga akan diramaikan dengan layanan tambahan, seperti pasar tani, bazar UMKM pangan lokal, serta edukasi keamanan pangan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan sehat dan berkualitas.
Pemerintah menegaskan bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman untuk mendukung pelaksanaan 32 kali Gerakan Pangan Murah tersebut.
Koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat agar distribusi pangan berjalan lancar hingga ke titik-titik pelaksanaan di lapangan.
Dengan digelarnya Gerakan Pangan Murah sebanyak 32 kali di tiga provinsi pada Januari 2026, masyarakat diharapkan dapat merasakan langsung dampak positif kebijakan stabilisasi harga pangan.
Program ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui akses pangan yang terjangkau.***

