POJOKSATU.ID - Seorang wanita asal Indramayu merasa ada yang tidak beres dengan kinerja pemerintah desanya karena ada dugaan nepotisme.
Kejadian ini terjadi di Desa Rancamulya, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, kades atau kuwu desa tersebut seolah memberikan jabatan kepada keluarga dan saudara.
Dalam pengakuannya, anggota keluarganya memegang jabatan di pemerintah desa, seperti anaknya yang duduk di Badan Usaha Milik Desa dan menantunya jadi Sekretaris Desa.
"Ada anak yang lainnya bilang, silakan aja diaudit katanya, gak bakalan kena," ungkapnya, dikutip dari akun TikTok @naalbt, 10 September 2025.
Anak kuwu tersebut yang tak terima ayahnya diviralkan sempat menantang untuk dilakukan audit.
Mereka meyakini bahwa meski audit dilakukan, tidak akan berdampak apapun, seolah kebal terhadap hukum.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 20.000 Kuota Magang Bergaji UMP Selama 6 Bulan, Anggaran Rp198 Miliar
Selain dugaan nepotisme, wanita dengan akun media sosial bernama Nara mempertanyakan anggaran dana desa.
Pasalnya, jalan di desanya tak pernah diperbaiki dan tidak terlihat adanya pembangunan.
Bukan hanya dirinya, warga lain juga mengunggah jalan desa dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, tak pernah tersentuh perbaikan.
Baca Juga: Budaya Literasi dan Pendidikan STEM Jadi Program Kemendikdasmen
Kabarnya, warga tersebut didatangi oleh utusan kades karena memviralkan kondisi jalan rusak.
Utusan kades tersebut diduga melakukan ancaman dan intimidasi dengan mengatakan akan menyeret kasus ini ke meja hijau.
Tak hanya itu, ternyata wanita ini juga mendapat surat resmi dari desa untuk memintanya datang ke kantor desa.
Baca Juga: Sosok Roni Ardiansyah, Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dicopot Dikenal Sering Bawa Nama Baik Sekolah
Surat tersebut dibuat pada hari Senin, 15 September 2025 dengan tujuan untuk silaturahmi dan klarifikasi.
Ia mendengar ada kabar bahwa pihak dari Kades Rancamulya akan melaporkan wanita ini ke polisi.
Menanggapi polemik ini, ia meminta Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bisa singgah di Desa Rancamulya.
Baca Juga: Furqon Nurzaman Ditunjuk Kuasa Hukum Nashrudin Azis Tersangka Kasus Gedung Setda Rp26,5 Miliar
Lucky Hakim telah mendengar kabar ini dan akan melakukan pemanggilan kuwu tersebut dalam waktu dekat.
Sementara itu, sebelum Lucky Hakim menanggapi, kabarnya pihak inspektorat yang bertugas mengawasi kinerja keuangan sudah mendatangi Desa Rancamulya.
Namun, dikatakan kuwu tersebut lolos dari berbagai tuduhan yang dilayangkan kepadanya mengenai penggunaan dana desa.***

