Terkagum-kagum dengan Jiwa Nasionalisme Lieus Sungkharisma, PA 212: Naluri Kebenarannya Nyatu Bersama Ulama

Liues Sungkharisma saat mengikuti aksi 212
Liues Sungkharisma saat mengikuti aksi 212

POJOKSATU.id, JAKARTA- Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin terkagum- kagum dengan jiwa nasionalisme Lieus Sungkharisma yang begitu tinggi.

Semasa hidupnya, kata Novel aktivis Lieus Sungkharisma megabdikan dirinya untuk menyuarakan kebenaran walau pun resiko yang akan dihadapinya sangat besar.

“Jiwa nasionalis sejatinya Bung Lieus susah digantikan karena beliau berani, vokal menyuarakan kebenaran walau resiko yang dihadapi sangat besar,” kata Novel Bamukmin saat dihubungi pojoksatu.id, Rabu (25/1/2023).

Perjuangan Lieus bersama ulama yang istiqomah, kata Novel, patut menjadi teladan yang baik.


Meski beliau bukan seiman, namun naluri kebenaran Lieus Sungkharisma tetap membuktikannya dengan jiwa kepahlawanan

“Naluri kebenarannya bersama para ulama yang istiqomah bukanlah perjuangan yang ringan, dan itu sudah digeluti oleh Lieus bertahun- tahun,” tutur Novel.

Tak hanya itu, kata anak murid Habib Rizieq ini, perjuangan Lieus Sungkharisma terhadap islam sangatlah membuat iri.

Meski agama yang dianut al marhum bukanlah seiman. Namun Lieus Sungkharisma tetap membuktikannya dengan jiwa kepahlawanannya.

“Perjuangan Bung Lieus tentunya sangat menyedot perhatian publik, karena beliau bukan orang yang bisa bersenang-senang menari diatas penderitaan rakyat dan ulama serta umat islam yang tertindas oleh rezim bersama oligarkinya,” ujarnya.

“Selamat jalan Bung Lieus Sungkharisma.
Perjuanganmu tak pernah kami lupakan.
Kau pahlawan bagi rakyat yang merindukan kebenaran dan keadilan,” tambah Novel lagi.

BACA : Novel Bamukmin Ungkap Kedekatan Lieus Sungkharisma dengan Habib Rizieq, Sangat Peduli Perjuangan Islam

Sebelumunya, Aktivis Lieus Sungkharisma meninggal dunia karena sakit jantung. Ia mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten pada Selasa (24/1) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi Ketua GP Mania Immanuel Ebenezer atau Noel yang mendapatkan informasi dari pihak keluarga.

“Meninggal) dapat info dari kerabat dan keluarga,” kata Noel.

Lieus merupakan aktivis yang tercatat pernah memberikan dukungan pada Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di dua pagelaran pemilihan presiden (pilpres) berbeda.

Pria kelahiran Cianjur pada 11 Oktober 1959 itu mendukung pasangan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) di Pilpres 2014, kemudian berbelok mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno saat Piplres 2019. Kala itu, Lieus dipercaya menjadi juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. (Firdausi/pojoksatu)