Pasca Bom Bunuh Diri, Akses Masuk Kendaraan di Polda Metro Ditutup, Cuma Kendaraan Ini yang Boleh Masuk

Pemeriksaan di pintu masuk Polda Metro Jaya

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pasca tragedi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Polda Metro Jaya menutup sementara akses masuk kendaraan R4/R2.

Penutupan akses masuk kendaraan di Markas Polda Metro Jaya sesuai dengan rujukan Standar Operasional Prosedur nomor: SOP-YANMA PMJ 01/V/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang pengamanan Markas Polda Metro Jaya.

Surat edaran ini langsung ditandatangani oleh Kepala Pelayanan Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasi tertanggal 7 Desember 2022.

“Sehubungan dengan rujukan di atas, dengsn ini diberitahukan bahwa sehubungan adanya insiden bom bunuh diri du Polsek Astana Anyar, maka akses masuk kendaraan R4/R2 ke Mapolda Metro ditutup sementara,” bunyi surat edaran tersebut.


Dalam surat edaran juga dikatakan, kendaraan yang boleh masuk ke Mapolda Metro Jaya hanya diperbolehkan terhadap kendaraan dinas Polri.

BACA : Pasca Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diperketat

“Dan hanya diberlakukan untuk kendaraan dinis Polri,” bunya surat edaran tersebut.

Seperti diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi pi Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022) sekitar pukul 08.20 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, ada 11 orang yang menjadi korban yaitu sebanyak 10 orang merupakan anggota polisi dan satu orang warga sipil yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Sedangkan pelaku bom bunuh diri yang diketahuo bernama Agus Jarno atau Agus muslim dipastikan tewas di lokasi.

“Ada 11 orang menjadi korban, terdiri 10 anggota Polri dan satu warga sipil. Satu orang anggota Polri meninggal dunia atas nama Aiptu Sofyan,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana kepada wartawan di sekitar Mapolsek Astanaanyar. (Firdausi/pojoksatu)