Kepala BNPT Nyatakan Umar Patek Sudah jadi WNI yang Baik

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar nyataikan Umar Patek sudah jadi WNI yang baik
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar nyataikan Umar Patek sudah jadi WNI yang baik

POJOKSATU.id, BANDUNG – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menyatakan, Umar Patek sudah jadi warga negara Indonesia (WNI) yang baik.

Untuk diketahui, Umar Patek yang merupakan terpidana bom Bali 1 dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Klas 1 Surabaya pada Rabu 7 Desember 2022.

Selama menjalani hukuman, disebutkan Umar Patek menjalani program deradikalisasi.

Meski berstatus bebas bersyarat, Umar Patek diwajibkan mengikuti program pembimbingan sampai 29 April 2030.


Pembebasan bersyarat pria bernama asli Hisyam bin Alizein itu juga sudah melewati rekomendasi BNPT dan Densus 88.

Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, Umar Patek bisa menjalani proses dan mengikuti program deradikalisasi selama berada di tahanan hingga memenuhi indikator perubahan ideologi.

BACA: Agus Jarno Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Dikaitian karena RKUHP, Ini Penjelasan BPNT

“Umar Patek juga sudah menjalani program deradikalisasi. Saya yakin Umar Patek akan menjadi warga negara yang baik,” kata Boy Rafli Amar di Mapolrestabes Bandung, Kamis 8 Desember 2022.

Boy pun optimis denan program deradikalisasi dan program lainnya yang selama ini sudah dijalankan.

“Mereka (napiter) sangat kooperatif kerja sama dengan petugas yang terdiri dari petugas lapas, densus dan BNPT,” sambungnya.

Meski begitu, Boy mengakui memang ada mantan napiter yang kembali melakukan aksi teror meski sudah menjalani program deradikalisasi.

Dari 1.290 yang mengikuti deradikalisasi, hanya 8 persen yang kembali terlibat terorisme.

BACA: Fakta Bom Panci Agus Jarno Bomber Polsek Astana Anyar Diungkap Dansat Brimob Jabar, Wow

“Terkait dengan dengan kasus bom bunuh diri itu hanya nol koma sekian saja, jadi kecil dan hanya sebagian segelintir orang,” katanya.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Australia Crara O’neill menyebut pembebasan Umar Patek merupakan mimpi buruk bagi para korban bom Bali.

Penyintas bom Bali yang berada di Australia sendiri tidak percaya bahwa Umar Patek telah berubah.

Mereka mendesak Pemerintah mengambil sikap tegas pada Indonesia atas pembebasan ini.

“Banyak warga Australia tidak percaya dengan kabar ini, dan ini kabar yang membuat terpukul,” ujar juru bicara Menteri Luar Negeri Australia seperti dilansir ABC.

BACA: Terungkap, Ternyata Agus Jarno Bawa Dua Bom Panci ke Polsek Astana Anyar, Beruntung Bom Satunya Terpental

Ia menuturkan pihaknya telah beberapa kali menekankan kekuatiran Australia pada pemerintah Indonesia jika tokoh teroris ini bebas.

Pemerintah Australia tengah meminta jaminan dari Indonesia kalau Umar Patek akan diawasi dan dipantau secara ketat. (AdeGP/pojoksatu)