Polisi Bakal Hentikan Penyelidikan Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Jika Tak Ditemukan Unsur Pidana

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polisi bakal menghentikan kasus sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, jika memang tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

“Yang jelas, kalau memang enggak ditemukan unsur pidana ya kami hentikan kan gitu,” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi di Markas Polda Metro Jaya, Selasa6 Desember 2022.

Fakta apakah kasus ini ada unsur tindak pidananya atau tidak baru bakal terungkap Jumat 9 Desember.

Polisi bakal membeberkan hasil dari penyelidikan kasus ini bersama para ahli yang telah membantu selama hampir satu bulan lamanya.


Dalam ekspose kasus nanti, lanjut Hengki, para ahli dari kedokteran forensik hingga psikologi forensik akan mengungkap temuan-temuan selama ini dalam menguak penyebab pasti kematian satu keluarga tersebut.

BACA : Polisi Sampe Terheran-heran Tujuan Ritual Pake Kemenyan Satu Keluarga di Kalideres, Bikin Merinding

“Akan dijelaskan secara scientific oleh kedokteran forensik, oleh labfor, kemudian juga dari psikologi forensik mereka akan menjelaskan masing-masing dan kemudian kesimpulannya dari kami selaku penyidik,” katanya.
Untuk diketahui, penemuan empat jasad yang merupakan satu keluarga di dalam sebuah rumah, menggegerkan warga Kalideres Jakarta Barat, Kamis, 10 November 2022.

Keempat orang yang ditemukan tewas dalam kondisi mengering itu yakni Rudyanto Gunawan (71) dan sang istri bernama Margaretha Gunawan (58), kemudian anak dari keduanya bernama Dian (40) dan yang terakhir yakni Budyanto Gunawan, yakni ipar dari Rudyanto.

Dalam kasus ini, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya keempat orang itu. Namun berdasarkan dari hasil autopsi, tidak ada tanda kekerasan pada 4 orang itu. Selain itu, dari proses autopsi juga diketahui tidak ada zat atau unsur makanan di organ dalam keempat korban tewas tersebut.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan olah TKP dengan melibatkan banyak ahli laboratorium forensik, kedokteran forensik, Inafis cukup membuahkan hasil dan menemukan titik terang terkait motif.

“Ternyata ini kita memperoleh beberapa kemajuan atau titik terang dari penyelidikan ini, salah satunya terkait motif. Kita bisa patahkan beberapa motif, kita masih perlu pendalaman lagi,” kata Kombes Hengki saat ditemui awak media di Perumahan Citra Garden I Kalideres, Jakarta Barat, Rabu, 16 November 2022.

BACA : Polisi Telusuri Asal Usul Temuan Mantra di Rumah Korban Tewas 1 Keluarga di Kalideres

Hengki mengatakan, atas temuan itu polisi masih melakukan pendalaman, namun belum bisa dijelaskan secara detail motif apa saja yang sudah terpatahkan.

“Banyak sekali temuan-temuan daripada metode penyelidikan yang kami laksanakan banyak berkontribusi dari digital forensik untuk memberikan petunjuk yang sangat penting”,  ujarnya. (ade/pojoksatu)