Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu Karena Curi Start Kampanye, Pilpres Masih 2 Tahun Lagi

Anies Baswedan capres Nasdem dilaporkan ke Bawaslu karena dianggap curi start kampanye Pilpres 2024 (mufit)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Aliansi Pemuda Cinta Demokrasi (APCD) melaporkan calon presiden pilihan Nasdem, Anies Baswedan ke Bawaslu dan KPU.

Anies Baswedan dilaporkan ke Bawaslu karena diduga curi start kampanye dan melanggar ketentuan Undang-undang No 7 Tahun 2007 tentang Pemilu.

Anies Baswedan dinilai telah mencuri start untuk kampanye. Padahal masa kampanye yang telah ditetapkan KPU belum waktunya.

“Kami laporkan ke KPU dan Bawaslu, sudah menjurus pada aktivitas kampanye di luar jadwal dan tahapan yang telah ditentukan KPU RI, diduga sudah mencuri start untuk kampanye,” kata Koordinator APCD, Husni Jabal di Bawaslu, Selasa (6/12/2022).


Menurut Husni, kegiatan safari politik Anies yang difasilitasi Partai NasDem ke berbagai daerah sudah menjurus pada aktivitas kampanye di luar jadwal dan tahapan yang telah ditentukan KPU RI.

Baca Juga :

RKUHP Akan Disahkan, PKS Minta Pasal Penghinaan Presiden Dihapus

Bahkan sikap Anies itu dinilai akan berdampak buruk dan menjadi preseden buruk bagi demokrasi di Indonesia.

“Apa yang dilakukan Anies dan Partai NasDem bisa menimbulkan kecemburuan dari kandidat Capres, Caleg dan partai lainnya,” ujarnya.

Karena Husni mendesak Bawaslu agar bersikap tegas untuk memberikan tindakan terhadap Bacapres Anies Baswedan.

Tindakan Bawaslu itu nantinya diniilai akan menjadi bahan renunangan terhadap Bacapres atau kandidat yang akan bertarung di 2024 mendatang.

“Kami meminta kepada Bawaslu RI tegas memberikan tindakan kepada Bacapres Anies Baswedan dan Parpol pengusungnya untuk tidak melakukan curi start kampanye. Dan bisa mematuhi aturan KPU yang telah ditetapkan,” tandasnya.

Seperti diketahui, Anies Baswedan sudah mulai melakukan safari politik ke sejumlah daerah di Indonesia. Terbaru Anies melakukan safari ke Aceh, Sumbar dan Riau. (mufit/pojoksatu)