Benarkah Kejadian Imam Salat Dipukul di Pondok Gede Mengarah Penistaan Agama, Ini Penjelasan Polisi

Pemukulan imam masjid di Pondok Gede Bekasi Jawa Barat (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Kasus pemukulan imam salat di sebuah masjid kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, akhirnya diselesaikan dengan cara berdamai.

Proses perdamaian difasilitasi oleh pihak kepolisian setempat. Dengan begitu pelaku berinisial SK tak dilakukan proses hukum.

Alasannya selain pelaku tengah mengalami gangguan saraf, korban juga telah memaafkan pelaku.

“Sudah diselesaikan secara kekeluargaan, jadi pemukulan itu spontan karena yang bersangkutan mengalami gangguan sarap,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Hendra Zulpan, saat dihubungi, Senin (5/12/2022).


Selain diselesaikan secara damai, kata Zulpan, kasus pemukulan terhadap imam juga tak mengandung unsur penistaan terhadap agama.

“Kejadian ini juga tidak mengarah penistaan agama,” ujarnya.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang imam masjid di Pondok Gede, Bekasi dipukuli jamaah. Dari video yang diunggah akun instagram @cikarang_24_jam saat sang imam hendak memimpin salat maghrib berjamaah tampak pelaku yang berada di barisan shaf paling depan.

Pelaku yang menggunakan baju batik berwarna cokelat muda terlihat khusuk mengangkat tangannya seraya berdoa sebelum takbiratul ihram dimulai oleh sang imam.

Pelaku juga terlihat bukan seperti orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Sebab dalam video tersebut pelaku sempat mengikut solat hampir satu menit. Ia juga terlihat khusus saat mendengar bacaan sang imam.

Namun saat imam hendak rukuk di rakaat pertama, tiba-tiba pelaku yang berada di shaf depan itu langsung mendorong imam seraya hendak menonjok imam. Jamaah lain pun langsung mengamankan pelaku. (firdausi/pojoksatu)