Jenderal Purn Moeldoko Tanggapi Anggota Paspampres Rudapaksa Kowad Letda GER

KSP Moeldoko

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko ikut menanggapi anggota Paspampres Mayor Inf Bagas Firmasiaga yang rudapaksa Kowad Letda GER.

Jenderal (Purn) Moeldoko menyatakan anggota Paspampres Mayor Inf Bagas Firmasiaga, dipastikan bakal menjalani proses hukum akibat perbuatannya.

“Enggak ada toleransi di dalam penegakan hukum siapapun dia itu, dari manapun dia berasal,” ujar Moeldoko, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Moeldoko dalam TNI sudah terdapat aturan tegas mengenai pelanggaran disiplin murni dan tidak murni.


Jika prajurit TNI melakukan pelanggaran disiplin murni berupa perbuatan pidana, maka pelaku dapat dijerat dengan sanksi pidana.

Baca Juga :

Oknum Perwira Paspampres Mayor Bagas Punya 2 Anak, Korban Letda Kowad Masih Anak Gadis

Prajurit TNI yang terbukti tindak pidana juga bisa kena sanksi pemecatan.

Moeldoko juga membenarkan soal kemungkinan sanksi pemecatan akan diberikan oleh panglima TNI terhadap prajurit yang mengabaikan Sapta Marga Prajurit.

“Kita tunggu hasil persidangan. Jadi enggak semena-mena dipidanakan dipecat. Semua harus melalui proses,” ujar Moeldoko.

Baca Juga :

Ini Kronologi Pemerkosaan yang Dialami Letnan Dua Kostrad oleh Paspampres Mayor Bagas

Letda Grace Khawatir Dibunuh

Korban anggota Kostrad Letda GER sempat khawatir mau dibunuh dan diperlakukan kasar oleh oknum perwira Paspampres Mayor BF usai diperkosa.

Letda Kostrad yang masih berusia 23 tahun ini mengalami trauma berat usai diperkosa oknum perwira Paspampres Mayor BF di salah satu hotel di Jimbaran Bali.

Letda Caj (K) GER lahir di Bandung, Jawa Barat, 14 September 1999.

Diketahui, pada tanggal 15 hingga 16 November 2022 telah terjadi perbuatan pemerkosaan yang dilakukan oleh Mayor Inf BF, Wadanden 2 Grup C Paspampres, terhadap Letda GER, Ajen Divif 3 Kostrad.

Saat kejadian pemerkosaan itu, Letda Caj GER dalam kondisi sakit di dalam kamar. Namun pelaku tetap berusaha masuk kamar dengan alasan koordinasi KTT G20.

Namun, entah bagaimana mulanya, tidak lama kemudian Letda ini secara perlahan mulai tak sadarkan diri.

Dalam kondisi setengah sadar, Letda Kowad ini melihat Mayor Inf Bagas Firmasiaga berusaha menggodanya.

Wadanden 2 Grup C Paspampres itu pun meraba paha dan mulai memegang tangan Letda Kowad ini.

Dalam kondisi lemas Letda GER ini tidak dapat berbuat banyak.

Mayor Bagas mulai beraksi dengan meraba paha dan mencium leher Letda GER.

Selanjutnya, Mayor Bagas menyetubuhi Letda GER di dalam kamar hotel tersebut.

Keesokan paginya tanggal 16 November 2022, Letda GER terbangun.

Letda GER kaget karena saat itu dirinya dalam kondisi tidak memakai baju.

Perwira Divisi III/Kostrad Sulsel ini mulai ketakutan karena kuatir akan dibunuh atau diperlakukan kasar oleh Mayor Inf Bagas Firmasiaga sehingga membuatnya menjadi trauma atas kejadian itu. (ikror/pojoksatu)