Sebelum Gugat Jokowi, Cucu Proklamator Bung Hatta Pernah Seteru dengan Prabowo-Sandi

Cucu Proklamator Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta menggugat Presiden Jokowi (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Cucu Proklamator Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta, sempat berseteru dengan tim pemenangan Prabowo-Sando soal kakeknya pada Pilpres 2019 lalu.

Saat itu, Gustika Jusuf Hatta melayangkan protes atas pernyataan koordinator Jubir BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjutak.

Melalui akun Twitter @Gustika, putri Halida Nuriah Hatta itu mencuitkan unek-uneknya.

“Untuk orang yang kesabarannya minus kayak gue gini, denger kakek gue disamain sama Sandiaga Uno rasanya mau muntah,” tulis Gustika pada Rabu, 24 Oktober 2018.


Masih dalam kicauan yang sama, Gustika mengatakan Bung Hatta tak bisa disamakan dengan siapa pun. Bahkan, kata dia, dengan orang yang memiliki hubungan kekerabatan sekali pun.

Baca Juga :

Cucu Proklamator Bung Hatta Gugat Presiden Jokowi dan Mendagri Tito Karnavian Gara-gara Ini

Gustika mempelajari kejujuran dari sang kakek Bung Hatta. Menurut anak dari Halida Hatta ini, kejujuran adalah hal yang sangat penting serta menjadi prinsip yang kuat untuknya.

Gustika mencontohkan sang kakek yang pernah berkomitmen untuk tidak akan menikah sebelum Indonesia merdeka.

“Dan ia pegang komitmen tersebut. Atau dulu waktu Datuk masih kecil, dihukum oleh neneknya dan hanya mau dibebaskan oleh neneknya,” kata Gustika.

Selain itu Gustika juga belajar tentang keberanian dari Bung Hatta.

“Walaupun Datuk itu orangnya lembut, beliau sangat berani ambil risiko untuk hal-hal yang dia yakin adalah jalan yang benar,” kata Gustika.

Diketahui, dalam video yang dibuat oleh tim pemenangan Prabowo – Sandiaga ini, Dahnil mengatakan Sandiaga merupakan representasi sosok baru Bung Hatta.

Hal ini lah yang diprotes oleh Gustika Jusuf Hatta saat 2019 itu.

Video Dahnil yang menyebut Sandiaga mirip Bung Hatta itu mulanya disebar oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Faldo Maldini melalui Twitter pada 18 Oktober lalu.

Di dalam video, terlihat wajah para anggota Badan Pemenangan Nasional. Selain Dahnil dan Faldo, tampak Irene, Gamal Albinsaid, dan politikus PKS Pipin Sopian. Mereka menyampaikan alasannya mendukung Sandiaga.(ikror/pojoksatu)