Terungkap, Reuni 212 Tahun Ini Hanya Gerakan Politik untuk Menangkan Anies di 2024, Mayoritas Didukung Simpatisan HTI

Salah satu aksi Reuni 212 pada beberapa tahun lalu (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Reuni 212 yang akan digelar Jumat 2 Desember 2022 ternyata mempunyai gerakan politik untuk 2024 mendatang.

Gerakan politik yang dimaksud yaitu gagasan dukungan politik terhadap Anies Baswedan untuk Pilpres 2024 mendatang.

Demikian dikatakan inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

“Tidak bisa dipungkiri, (Reuni 212) ruang gerak politik mereka kan ke Anies Baswedan,” kata Habib Syakur.


Habib Syakur juga menuturkan, pelaksanaan Reuni 212 itu terkesan dipaksakan, karena Reuni 212 juga merupakan momentum untuk menjaring suara Anies di kubu 212.

“Ini momentum, aksi 212 juga untuk menjegal Ahok dan memenangkan Anies,” tuturnya.

Tak hanya itu, ulama asal Malang menilai Reuni 212 yang rencananya akan diselenggarakan di Masjid At Tin itu juga akan dihadiri oleh Anies Baswedan.

Bahkan gerakan Reuni 212 akan menjadi manuver politik kelompok Ikhwanul Muslimin dan simpatisan Hizbut Tahrir yang mengampanyekan perubahan NKRI menjadi gerakan Khilafah.

“Anies saya kira akan hadir, ini momentum dia untuk menarik dukungan publik. Di dalam 212 itu mayoritas kelompok pengusung Khilafah, ada simpatisan Hizbut Tahrir dan Ikhwanul Muslimin,” ujarnya.

BACA : 2 Tahun Reuni 212 Tak Digelar di Monas, Anies Juga Tak Mempan, Perizinannya Dikuasai Pusat

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar Reuni Akbar pada 2 Desember 2022 mendatang.

Reuni 212 yang biasanya digelar di Monas, Jakarta Pusat, kali ini reuni tersebut akan digelar di Masjid At-tin, Jakarta Timur.

“Tempatnya Reuni 212 di masjid At-tin TMII, Jakarta Timur,” kata Ketua Panitia, Abdul Qohar.

Reuni 212 yang digelar di Masji At-tin ini dimulai dari jam 0.3.00 sampai 0.9.00 WIB dengan diawali salat tahajjud berjamaah dan muhasabah.

Kemudian dilanjutkan salat subuh berjamah dan munajat akbar.

“Dan diisi juga dengan tausiah agama,” ujarnya. (Firdausi/pojoksatu)